Beranda Kriminal 6 Tahun Buron, BW Burunan Negara Akhirnya Masuk Juga di Hotel Prodeo

6 Tahun Buron, BW Burunan Negara Akhirnya Masuk Juga di Hotel Prodeo

BERBAGI

HALUT, buserkriminal.com – Kerjasama dan saling berkordinasi yang baik antara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Kejati Sulawesi Utara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tumohon, dan Kejari Tobelo, buronan negara BW (Benyamin Wogono) akhirnya di tangkap.

Erwin Ari, Kasi Intel Kejari Tobelo kepada awak media (Jumat 14/9) mengkisahkan kronologis penagkapan. Dalam beberapa pekan ini pihaknya di bantu dengan rekan-rekan dari Kejati Malut, Sulut dan Kejari Tumohon melakukan pemantuan kepada yang bersangkutan. Dan setelah mendapat kepastian bahwa benar-benar yang bersangkutan adalah BW. Maka berdasarkan perintah eksekusi dari pimpinan, pihaknya langsung melakukan penangkapan.

Menanyakan soal kasus BW, Erwin menjelaskan, BW adalah terdakwa dari kasus Gratifikasi, pada saat beliau menjabat sebagai ketua KPU kabuptaen Halmahera Utara di tahun 2010 lalu. Kata Erwin, dari status BW baik sebagai terdakwa maupun narapidana yang buron, pihaknya berupaya semaksimal mungkin melakukan penangkapan terhadap BW.

Lanjut Erwin mengatakan, BW di tangkap pada kamis pagi tepat pukul 01.00 WITA di desa Ranotongkor, Sulawesi Utara. Dalam proses penangkapan, tidak ada masalah, semua berjalan lancar karena yang bersangkutan sangat koperatif.

Selebihnya Erwin menuturkan, BW merupakan buronan yang tervonis penjara tahun 2012. Dan kini mengakhiri masa pelariannya, BW harus mendekam di dalam sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Gorua Tobelo, pukul 17.40 WIT sore tadi.

Penahanan BW di Lapas Tobelo, sesuai vonis hukuman yang telah memiliki kekuatan tetap bernomor 74/Pid.Sus/2011/PN.TBL, tanggal 18 April 2012. “Yang bersangjutan telah kita tangkap dan kita bawa ke Lapas Tobelo. Dengan demikian tugas kita (kejaksaan) sudah usai. Proses selanjutnya, ada di pihak Lapas”, terang Erwin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.