Home Berita Terbaru Menangkal Paham Radikalisme Isis Forum Pemuda Cinta NKRI Gelar Dialog Publik

Menangkal Paham Radikalisme Isis Forum Pemuda Cinta NKRI Gelar Dialog Publik

1
0
SHARE

Halut-Kamis malam kemarin ( 06/06)   bertempat di gedung TPQ Al-Muhajirin Desa Rawajawa Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dilangsungkan kegiatan Dialog Publik dengan tema “Menangkal Paham Radikalisme Isis Untuk Menjaga Keutuhan NKRI”.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ormas Forum Pemuda Cinta NKRI. Turut dihadiri oleh Wakil Bupati Halut Muchis Tapi-tapi, Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi Saputra, Waka Polres Kompol A. S. Ibnu Hadjar, Ketua Wilayah Muhamadiyah Malut Ustad Ridwan, Danki Brimob Tobelo Iptu M. Ade Risky, Camat Tobelo, Aswin Lahiaro, kepala Desa Rawajaya Iksan Madu, Advokad, Sadikin teki, para Toga, Tomas dan Masyarakat.

Kepala desa Rawajaya, Iksan Madu dalam kesempatan itu berharap agar kegiatan dialog ini para toga dan tomas dapat berperan penting. Dan kepada pihak TNI-Polri tidak bosan-bosannya memberi sosialisasi kepada masyarakat tentang paham Radikalisme. Pintanya

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaiakan, radikal ini harus dipahami sampai ke dalam dalamnya. Mewakili pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara sehingga terlaksananya acara ini. Lebih lanjut dia mengatakan, desa Rawajaya sudah menjadi sorotan baik masalah Agama dan politik tentang paham radikalisme. Kaitan dengan hal tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri akan selalu menjaga stabilitasi Keamanan. Tuturnya

Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi saputra menegaskan, TNI sudah melaksanakan sosialisasi ke pulau-pulau terluar, diantaranya di Pulau Morotai. “Isis jangan disamakan dengan islam isis adalah sebuah kelompok yang dapat mengadu domba untuk merusak keutuhan negara”, tegasnya

Lanjut dia mengatakan, alasan dari ancaman negara dari pihak luar karena sumber daya di Indonesia diincar sejak dahulu kala dengan segala cara.”Negara-negara lain berusaha merubah pemahaman masyarakat Indonesia untuk memecah belah Indonesia”, Jelasnya

Selebihnya Herwin juga menegaskan bahwa, Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan dan tidak pernah diajarkan bunuh diri. Paham Islam garis keras yang dipelajari para pemuda pemuda saat ini adalah paham Islam yang salah dimana menurut mereka apabila tidak mengikuti pahamnya mereka akan memaksanya. Sebenarnya Islam itu selalu mengajarkan dengan kebaikan bukan dengan cara kekerasan. Negara ini adalah negara pancasila dan berundang undang dasar. Panglima TNI memerintahkan TNI untuk melaksanakan operasi teritorial dengan maksud mensosialisasikan tentang pemahan pemahan mengenai paham radikalisme yang dapat mengancam kehancuran negara kita. “Saya harap kepada masyarakat yang melihat ada orang baru atau mengajak para masyarakat tolong dilaporkan kepada aparat agar kita bisa meluruskan tentang pemahaman yang baik”, Pintanya

Hal serupa juga disampaikan Wakapolrest Halmahera Utara, Kompol A. S. Ibnu Hadjar. Menurutnya masalah kamtibmas kebanyakan dipicu oleh minuman keras (Miras).  Miras merupakan masalah penting yang berujung pertikaian, berujung konflik dan mengakibatkan korban jiwa.

Lebih lanjut dia mengatakan, radikal dan terorisme dimana kelompok tersebut menjadikan TNI/Polri sebagai sasaran. Untuk itu TNI-Polri terus melakukan sosialisasi dengan mengunakan 3 pilar yaitu, babinkamtibmas, babinsa, beserta kepala desa sebagi pilar utama untuk mensosilasikan paham paham tersebut.  Dengan demikian kepada pemuda pemuda beserta mahasiswa yang sudah memiliki ilmu pengetahuan agar bisa belajar yang baik untuk kemajuan dan keamanan wialayah kita. “Wilayah Halmahera Utara memiliki sel-sel tidur kelompok radikalisme. Kepada masyarakat apabila melihat ada warga baru agar segera melaporkan kepada pihak berwajib. Saya tidak habis pikir sesama umat Islam bisa saling membunuh”, Tuturnya

Selanjutnya Ketua Wilayah Muhamadiyah Malut Ustadz Ridwan dalam kesempatan itu turut memberikan pencerahan. Dituturkannya, ajaran Islam mengajarkan yang baik. Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan dan tidak pernah diajarkan bunuh diri. Paham Islam garis keras yang dipelajari para pemuda pemuda saat ini adalah paham Islam yang salah. Terangnya (Mc. Arthur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here