SHARE
Suriandana

Puruk Cahu, Buser Kriminal – Semua Organisasi Kemasyarakatan ( Ormas ) dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) harus terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik daerah setempat jika, tidak mau dianggap liar.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Murung Raya, melalui Kepala Bidang Politik dan Kemasyarakatan, Suriadana kepada Buser Kriminal dan beberapa awak media cetak maupun elektronik, Rabu ( 2 / 8 / 2017 ) siang, saat ditemui diruang kerjanya.

Dijelaskan Suriadana, ketentuan tersebut merupakan ketentuan yang diatur dalam undang – undang ( UU ) Nomor : 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.

Untuk mekanismenya adalah, Ormas dan LSM ditingkat pusat harus mendaftarkan diri pada Dirjen Kesbangpol di Jakarta.

“ Sementara, untuk Ormas dan LSM ditingkat Provinsi harus mendaftar pada Badan Kesbangpol Provinsi, sedangkan Ormas dan LSM di tingkat Kabupaten / Kota harus mendaftar pada Badan Kesbangpol Kabupaten / Kota setempat, “ ujar Suriadana.

Sebagai tanda Ormas dan LSM telah melakukan pendaftaran dan terdaftar, maka pemerintah memberikan tanda daftar yakni Surat Keterangan Terdaftar ( SKT ) kepada masing – masing Ormas dan LSM yang bersangkutan. Sehingga Ormas dan LSM tadi diakui keberadaannya oleh Pemerintah.

“ Hal ini penting bagi Ormas dan LSM, terutama dalam rangka kerja sama dengan pemerintah, baik pusat, provinsi maupun tingkat kabupaten / kota. Sebab,  hanya Ormas dan LSM terdaftar saja yang akan mendapat kesempatan bekerja sama ataupun mendapat bantuan dana untuk kegiatan dari pemerintah, termasuk dalam memberikan statemen ke media cetak dan elektronik, jika diminta untuk menjadi narasumber berita, ” jelas Suriadana.

Lebih lanjut Suriadana mengungkapkan, hal ini sangat penting sebagai wujud pelaksanaan sistem demokrasi yang baik, sistematis dan melahirkan ketentuan yang terarah.

“ Di sisi lain, kapasitas dan

Suriandana

kapabilitasnya – pun dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Ormas dan LSM harus selalu melaporkan setiap kegiatan mereka, baik secara lisan maupun tulisan, itu wajib hukumnya, “ tegasnya. FIRMANSYAH S. SILAM*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here