Home Berita Terbaru Kecelakaan Maut di Kota Medan 2 Orang Tewas 1 Diantaranya Personel Polisi

Kecelakaan Maut di Kota Medan 2 Orang Tewas 1 Diantaranya Personel Polisi

8
0
SHARE

MEDAN,Buser Kriminal – Kecelakaan maut antara mobil sedan Honda City BK 1736 HE dengan Toyota Avanza B 1719 FC terjadi di simpang Jalan Zainul Arifin persimpangan Jalan Diponegoro Medan, Minggu (10/9/2017) Sekitar pukul 04.30 Wib dinihari.

Akibatnya, seorang personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Briptu Dodi Frengki Purba, warga Lubuk Pakam, dan Norton Girsang (36), warga Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, meninggal dunia. Norton Girsang tewas di tempat kejadian, sedangkan Briptu Dodi Frengki Purba meninggal dalam upaya penyelamatan di RS Brimob Polda Sumut.

Kecelakaan maut ini juga melukai tiga orang lainnya yang berada di dalam kedua kendaraan. Yakni Pandapatan Sianturi, Fernando Wijaya (18), warga Jalan Wahidin Lama, Medan, dan Enrico Benedic Gunawan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, kecelakaan bermula saat Briptu Dodi yang menumpangi mobil sedan Honda City BK 1736 HE yang dikemudikan Pandapatan Sianturi, datang dari Jalan Palang Merah menuju Jalan Zainul Arifin.

Saat bersamaan, datang mobil Toyota Avanza B 1719 FC yang dikemudikan Enrico Benedic Gunawan dari Jalan Diponegoro menuju Lapangan Benteng. Sesampainya di TKP, tepatnya di Simpang Jalan Zainul Arifin ,Diponegoro, kedua mobil tersebut bertabrakan.

Akibatnya, penumpang sedan bernama Briptu Dodi Frengki Purba meninggal. Personel Ditreskrimum Polda Sumut tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Sementara seorang warga bernama Norton Girsang yang menjadi korban dalam kecelakaan itu meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk pengemudi sedan bernama Pandapatan Sianturi mengalami luka berat. Sedangkan pengemudi Avanza bernama Enrico Benedic Gunawan mengalami luka-luka dan telunjuk tangannya patah dan penumpangnya, Fernando Wijaya mengalami luka robek di alis, bibir, kepala, dan tangan kanan patah,” beber Kombes Rina. Dijelaskannya, kasus laka lantas ini sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polrestabes Medan. “Untuk saksi saksi yang diperiksa ada dua orang. Mereka adalah Sekuriti Bank India dan Sekuriti Tantry Magic,” kata Kombes Rina. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here