Home Berita Terbaru Ribuan Botol Miras & Narkoba Dimusnahkan di Bekasi

Ribuan Botol Miras & Narkoba Dimusnahkan di Bekasi

4
0
SHARE

BEKASI, Buser Kriminal – Ribuan botol minuman keras [miras] dan sejumlah narkoba dimusnahkan di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (14/9/2017) pagi.

Pemusnahan dipimpin Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi Didik Suhardi, Kasat Reserse Narkoba Polrestro Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda dan Komandan Dandim 0507/Bekasi, Letkol Inf. Wawan Kusnendar.

Ahmad Syaikhu mengatakan, pemusnahan barang haram ini menunjukkan komitmen unsur muspida dalam memerangi narkoba dan penyakit masyarakat yang menjual minuman beralkohol. “Narkoba dan minuman beralkohol merupakan ancaman dan musuh bersama pemerintah dan masyarakat. Untuk itu perlu kita perangi persoalan tersebut,” ujar Syaikhu.

Ada 3.036 botol miras; 8,8 kilogram ganja, empat butir pil ekstasi; 391,8 gram sabu dan 219 butir pil ekstasi serta ratusan ratusan bungkus obat kadaluarsa yang dimusnakan petugas. Seluruh perkaranya sudah selesai di Pengadilan Negeri Bekasi. Sementara para tersangka, telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Syaikhu menambahkan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya dalam memerangi persoalan tersebut. Salah satunya menggiatkan sosialisasi tentang bahaya narkoba di elemen masyarakat dan pelajar di sejumlah sekolah setempat. Bahkan aparat Satpol PP Kota Bekasi kerap merazia sejumlah tempat yang dianggap mengedarkan minuman beralkohol.

Syaikhu mengimbau, kepada Satuan Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bekasi agar bersama-sama melakukan pengawasan peredaran miras di wilayah setempat. Dia juga meminta agar pelaku usaha dan masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Diharapkan pemusnahan barang bukti minuman keras ini dapat memberikan teguran keras bagi penjual yang tidak mematuhi,” ujar Syaikhu.

Kasat Serse Narkoba Polrestro Bekasi Kota Kompol Ujang Rohanda menambahkan, pihaknya terus melakukan pengawasan dengan menyebar anggota di titik-titik yang berpotensi adanya peredaran narkoba. Namun Ujang enggan membeberkan titik itu dengan alasan untuk kepentingan pengungkapan kasus. “Ada beberapa titik yang rutin diawasi anggota Polres dan Polsek. Kita sudah ketahui bersama bahwa pemerintah memerangi narkoba,” kata Kompol Ujang. 0 Sri Indah*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here