Home Laporan Utama Rakyat Desak KPK Bidik Bupati Poso

Rakyat Desak KPK Bidik Bupati Poso

6
0
SHARE
BUPATI Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM (Foto: ist)
BUPATI Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM (Foto: ist)

Poso, (Buser Kriminal)
Kendati pihak pengadilan telah berhasil menetapkan dan memenjarakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Drs. Mathius Nelloh dan bendaharanya, Ny. Isna Mustafa yang sebelumnya terlibat penyalahgunaan dana bantuan pemulihan ekonomi masyarakat Poso pascakonflik 2008 senilai Rp 56,8 milyar, namun putusan hukum bagi kedua pejabat yang ditunjuk Pemerintah Pusat itu, oleh masyarakat Poso dinilai masih belum maksimal.

BANYAK kalangan menilai, proses hukum terhadap Nelloh dan Isna itu belum lengkap jika Bupati Poso, Drs. Piet Inkiriwang, MM dan isterinya Ny. Ellen Palealu yang juga diduga kuat terlibat didalam kongkalingkong dana milyaran itu tidak turut pula diseret dalam perkara yang telah merugikan keuangan negara itu.

Masyarakat Poso minta agar KPK bersedia turun langsung dan memproses kedua suami isteri, Piet Inkiriwang dan Ny. Ellen Palealu sesuai prosedur hukum yang berlaku di negeri ini.

Terendusnya bau bacin Piet dan isterinya itu sendiri sebenarnya sudah lama. Berbagai sumber menyatakan, keterlibatan Piet Inkiriwang dapat dianalisa antara lain lewat pelanggaran Nota Kesepahaman Nomor 328/KEP/SESMENKO/KESRAX/2008 yang ditandatanganinya bersama Pejabat Sekretaris Kementerian Kooordinator Bidang Kesra/Kuasa Pengguna Anggaran, Prof. Dr. Ir. Indroyono Sosilo, M.Sc.

Selain pelanggaran pasal Nota Kesepahaman, penyelewengan  yang paling kentara dilakukan oleh sang bupati ini yakni melalui usulan-usulan dan kebijakan-kebijakan yang belakangan diketahui hanya menguntungkan pihak kolega, keluarga dan tim sukses serta para orang dekatnya.

Masih menurut beberapa sumber, yang demi keamanan, masih dirahasiakan identitasnya. Semula 80% dari alokasi dana bantuan milyaran itu harusnya disalurkan tunai kepada masyarakat korban konflik. Sementara yang 20% lainnya dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur yang telah porak poranda dihantam konflik horizontal yang terjadi pada 2008 silam.

Namun pada kenyataanya pola pembagian jatah bantuan itu terbalik setelah dianulir oleh Bupati Piet Inkiriwang. Di mana 80% dari dana itu justru kebanyakan mengalir ke kantong para orang dekat termasuk isterinya Ellen Palealu melalui berbagai kegiatan dan proyek yang tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat Poso pada umumnya.

“Dana milyaran rupiah itu lebih banyak tersedot ke koperasi fiktif dan berbagai macam kegiatan yang dikelola oleh orang-orangnya bupati. Kebijakan siluman ini sangat patut diusut oleh KPK,” ujar aktivis hukum, N. Awusi, SH yang juga diaminkan oleh tokoh masyarakat seraya menyerahkan segepok dokumen bukti penyimpangan tersebut kepada wartawan Buser Kriminal yang mewawancarainya.

Sementara Bupati Poso, Drs. Piet Inkiriwang, MM yang berulang kali disambangi di kantornya selalu tidak di tempat. Informasi terakhir menyebutkan Piet sedang ke luar negeri.  “Bupati tidak ada, katanya ke Yerusalem,” jelas beberapa stafnya.
*DEDDY TODONGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here