500 Ijazah PTS Dipalsukan: Asep dan Jani Kelola Pokjar Sarjana Fiktif

No Comment 116 Views
Raja Pokjar Fiktif/Ilustrasi (Foto: ist)

Banten, (Buser Kriminal)
Pimpinan tiga perguruan tinggi swasta (PTS), Universitas Islam ’45 (UNISMA) Bekasi, UHAMKA, dan STKIP Kusuma Negara akan menuntut secara hukum DR. Asep Saefullah dan Jani, Ketua Pokjar Kecamatan Patia Pandeglang karena memalsukan ijazah ketiga PTS tersebut.

Keduanya secara ilegal telah menyelenggarakan Kelompok Belajar dengan menggunakan bendera beberapa PTS serta menerbitkan sedikitnya 500 ijazah palsu UHAMKA, STKIP Kusuma Negara Jakarta, dan Univesitas Islam ’45 Bekasi.

“Surat keterangan yang dikeluarkan Asep Saefullah selaku pengelola Pokjar dengan mengatasnamakan UHAMKA di Pandeglang dan Lebak ditandatanganni atas nama saya, itu semua palsu dan mungkin saja di-scan oleh Asep Saefullah,” tegas Dekan FISIP UHAMKA DR. H. Sukardi.

Itu tidak bisa dibiarkan karena sudah berani memalsukan dokumen milik UHAMKA, seperti surat keterangan nomor NPM 0601022868 milik mahasiswa  UHAMKA atas nama Onah yang mengikuti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), tidak terdaftar di UHAMKA,” ingatnya.

Senada, Humas STKIP Kusuma Negara Hj. Eva mengaku tidak melaksanakan program sarjana di wilayah Pandeglang, Banten. Ihwal pemalsuan dokumen STKIP Kusuma Negara, Eva menegaskan  akan menerjunkan tim untuk melaporkan kejadian itu kepada kepolisian sebab tindak Asep dan Jani sudah melakukan tindakan penipuan dan pemalsuan dokumen negara.

Asep sendiri adalah oknum guru SMA 9 Pandeglang dan Kepala SDN Babatsari 1 Jiput. Dia dikabarkan lulusan Universitas Islam Nusantara (UNINNUS) Bandung tahun 2009. Asep beraksi membentuk tujuh Pokjar sebagai jaringannya dan menawarkan Program Sarjana Penjaskes dari berbagai PTS, di antaranya terhadap Onah, Zeni, dan Sudarna.

Ratusan korban penipuan ditawarkan oleh Asep untuk wisuda namun sampai sekarang wisuda tersebut tidak pernah terwujud. Padahal mereka sudah membayar dana untuk wisuda hingga mencapai hingga Rp 20 juta per-orang.

Asep maupun Jani menolak dikonfirmasi seputar kasus penipuan terhadap para guru honorer dan pemalsuan ijazah tiga PTS. Bahkan Asep melalui telepon genggam menantang, silakan kasusnya dilaporkan kepada kepolisian karena permasalahannya sudah ditangani Soni Iksan selaku kuasa hukumnya.

Maklumat UHAMKA
Untuk menghindari praktik pemalsuan ijazah atau penipuan oleh oknum-oknum yang tidak bertangung jawab mengatasnamakan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka, Rektor UHAMKA Prof. DR. H. Suryatno, M.Pd mengeluarkan maklumat kepada khalayak.

UHAMKA sebagai universitas utama dan terpercaya tidak menyelengarakan kuliah kelas jauh, baik program Strata 1 (S1) maupun Strata 2 (S2) di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa, baik langsung maupun melalui kerja sama dengan pihak lain.
Bagi siapa pun yang menyelengarakan kuliah kelas jauh  mengaku kerja sama dengan UHAMKA dipastikan tidak benar dan kegiatan itu ilegal dan melawan hukum.

UHAMKA terpercaya sebagai mitra pemerintah secara resmi menerima amanah untuk menyelengarakan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) melalui surat keputusan Mendikbud Nomor 58 Tahun 2008 tentang Penyelengaraan Program Sarjana (S1) Kependidikan Guru dalam jabatan surat keputusan Mendikbud Nomor 15/P/2009 tentang  Penetapan Perguruan Tinggi dan SK Mendikbud Nomor 144/E/2011 tentang Penugasan Penyelengaraan Program Pendidikan Jarak Jauh S1 PGSD kepada 23 perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintah atau masyarakat di Indonesia.

Penyelenggaraan program PJJ S1 PGSD melibatkan pemerintah daerah setempat, baik dalam rekrutmen mahasiswa maupun pembiayaannya.

Kepada masyarakat luas diimbau untuk berhati-hati  terhadap  segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan UHAMKA. Konfirmasikan setiap informasi yang merugikan kepada UHAMKA, baik secara langsung maupun telepon (021) 7208177 atau laporkan saja.

UHAMKA hanya memberikan ijazah kepada lulusan UHAMKA yang terdaftar secara resmi sah, mengikuti semua prosedur dan persyaratan akademik, ijazah UHAMKA dicetak dengan pengamanan  (security printing) yang canggih sehingga tidak mudah dipalsukan. *IYAN RL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (required)