Peran Intelkam Dalam Mensukseskan Pemilu 2014 Menyambut HUT Bhayangkara ke-67

1 Comment 85 Views

IGN Yogi SigitDALAM menegakan hukum dan keamanan serta ketentraman dalam negeri peran Intelejen Kepolisian yang dikenal dengan Intelkam  tidak dapat dipisahkan. “Intelejen ada seumur dengan keberadaan manusia,” idiom ini menjadi satu pembenaran bagi banyak lembaga intelejen untuk menegaskan keberadaanya.

Intelejen Kepolisian (Intelkam) dilambangkan sebagai Kresna seorang ksatrya yang telah memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam asthabrata. Artinya ia memiliki sifat delapan dewa yang mencerminkan kelebihan dan kehebatan para pemimpin atau pelindung dunia. Kresna berjiwa jujur, membela kebenaran dan keadilan. Sikap Kresna mencerminkan sifat-sifat ambek paramarta, ambek pinandhita dan ambek binathara. Begitulah sikap seorang intelkam diwujudkan bagai Krisna.

Dalam konteks sejarah Indonesia keberadaan intelejen sudah ada pada jaman kerajaan majapahit yang digunakan oleh pendiri Bhayangkara Mahapatih Gajah Mada dengan sebutan Telik Sandi. Telik Sandi pada waktu itu berfungsi menjadi mata-mata kerajaan untuk mengawasi kerajaan lain.

Pada saat ini fungsi intelkam sudah sangat jauh berkembang cakupannya yaitu IPOLEKSOSBUDHANKAM seperti:

  • Penyelidikan
  • Pengamatan yang terjadi dimasyarakat
  • Deteksi, Identifikasi, asesment acaman terhadap kamtibmas
  • Pengamanan agar terciptanya kamtibmas
  • Pengalanggan, dalam hal mendukung tugas-tugas kamtibmas

Bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi intelejen dalam bidang keamanan bagi kepentingan pelaksanaan tugas operasional dan manajemen Polri maupun guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri menurut perkap no. 21 tahun 2010.

Dalam menyambut HUT Bhayangkara ke 67, Intelejen Polri harus dapat lebih berperan aktif terutama dalam mensukseskan Pemilu 2014 dimana ada beberapa hal yang menjadi perhatian guna meningkatkan peran Inteljen Kepolisian:

  • Struktur organisasi disusun secara profesional dan terperinci mencakup semua sasaran tugas poko yang diberikan UUD dan UU lainya. Dengan demikian maka Intelejen Kepolisian akan tampak disemua lini tugas pokok Kepolisian, sebagai Pengamanan, Pelindung, Pengayom, Pelayan Masyarakat dan sebagai alat Negara Penegak hukum, serta bertanggungjawab dalam keamanan dalam Negeri
  • Intelejen Kepolisian tetap berpegang kepada kegiatan berupa, Penyelidikan, Pengamanan dan Pengalangan terhadap semua lini tugas pokok Kepolisian, yang diberikan oleh UUD dan UU
  • SDM Intelejen haruslah ditata secara Profesional dan Proposional
  • Intelejen Kepolisian harus didukung Anggaran yang cukup, guna mendukung Tugas Pokoknya

Semoga apa yang menjadi tema HUT Bhayangkara ke -67 tahun 2013 “ SINERGITAS KEMITRAAN DAN ANTI KKN, WUJUDKAN PELAYAN PRIMA, GAKKUM DAN KAMDAGRI MANTAP SUKSESKAN PEMILU 2014” Intelejen Kepolisian (Intelkam) Republik Indonesia dapat beperan aktif mewujudkan dan melaksanakannya sebagaimana diamatkan dalam UUD 45 Pasal 30 Ayat (4) yang menyebutkan “ KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum.”

*Penulis adalah Kepala Perwakilan Buser Kriminal Provinsi Bali

 

1 Comment

  1. wayan astika

    suksma bli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (required)