Home Berita Terbaru Polda Kalbar Antisipasi Kejahatan Transnasional

Polda Kalbar Antisipasi Kejahatan Transnasional

1
0
SHARE
Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol. Drs. Arie Sulistyo
Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol. Drs. Arie Sulistyo (Foto: dok)

Pontianak, (Buser Kriminal)
Menapaki tahun 2014, Polda Kalbar tidak tinggal diam kecuali antisipatif secara serius kejahatan transnasional yang diperkirakan akan semakin marak seiring dengan meningkatkan kemampuan mobilisasi penduduk antarnegara dengan disertai penyelundupan senjata api.

Memprediksi ihwal situasi kamtibmas, Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol. Drs. Arie Sulistyo menyatakan, kejahatan konvensional cukup meresahkan dengan latar belakang motif perekonomian diprediksi masih berpotensi menjadi gangguan bagi masyarakat. Begitu juga kejahatan transnasional diperkirakan akan semakin marak.

Untuk mengantisipasinya, Polda Kalbar meningkatkan kemampuan para personel Polri secara bertahap dan bekerja sama dengan berbagai instansi maupun lembaga baik secara formal maupun informal, serta kerja sama antarnegara. Polda Kalbar akan lebih fokus menangani berbagai tindak kejahatan yang bersifat konvensional internasional maupun melibatkan negara lain.

Untuk pembinaan SDM terutama rekrutmen dan pendidikan pengembangan tahun 2013 menghasilkan Tamtama 72 orang, Brigadir 491 orang terdiri pria 13 orang, Polwan 10 orang, Reserse 21 orang, Brimob 23 orang dan untuk SAG (PAG) pria 87 orang, Polwan 3 orang serta Akpol Sespima 5 orang, Sespimen 6 orang dan Sespimti 4 orang.

Untuk kenaikan pangkat Pamen 21 orang, Pama 10 orang, Brigadir 1.033 orang, Tamtama kosong dan PNS dari  golangan II dan III sebanyak 12 orang dan yang mendapat penghargaan Bhayangkara Nararia 850 orang, SSLK 24 tahun 68 orang, SLLK 16 tahun 36 orang, SLLK 8 tahun 166 orang, SLLK 32 tahun 66 orang serta Karya Satya (PNS) 16 orang.  Sedangkan personel  yang akan pensiun 2013 terdiri Pamen 8 orang, Pama 26 orang, Brigadir 42 orang, Tamtama nihil, dan PNS 5 orang.

Bagi personel yang telah melanggar disiplin terdiri Pamen 2 personel, Pama 7 Personel, Brigadir 196 personel,  pelanggaran kode etik Pama 4 personel, Brigadir 27 orang. PTDH perwira tidak ada, Brigadir 22 Personel, dan anggota yang terkena pidana, perwira 2 personel serta brigadir 10 personel. Mengenai pengaduan masyarakat yang sudah diselesaikan 166 kasus dan masih dalam proses 129 kasus.

Pagu anggaran jajaran Polda Kalbar tahun 2013 telah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2012 dari Rp 656.538.431.000 menjadi Rp 580.929.605.000 hingga mengalami kenaikan sebesar Rp 53.178.757.000.

Untuk bidang kamseltibcarlantab, angka kecelakaan yang terjadi tahun 2013 sebanyak 1.598 kasus sementara di tahun 2012 dengan 1.989 kasus sehingga mengalami penurunan 391 kasus atau 19,66%. Untuk korban meninggal akibat laka lantas pada tahun 2013 juga mengalami penurunan, korban luka berat serta luka ringan mengalami penurunan.

Di bidang kriminalitas juga mengalami penurunan, jika dibandingkan tahun 2012. Mengenai tindak pidana yang telah diselesaikan juga telah mengalami penurunan sebanyak 280 kasus atau 5,64%.

Mengenai tren gangguan kamtibnas atau kejahatan konvensional selama tahun 2013, jajaran Polda Kalabr telah menanggani kasus pidana yang bersifat seperti curas, curat, curanmor, pemerkosaan dan penganiayaan sebanyak 8.309 kasus, sedang pada tahun 2012 10.057 kasus menjadi penurunan 1.7118 kasus atau 17,38%. Dan, penyelesaian tindak pidana turun 329 kasus atau 7,40% juga mengalami penurunan.

Kejahatan transnasional atau kejahatan bersifat antarnegara seperti narkoba, terorisme, perdagangan manusia (trafficking), cyber crime, people smuggling selama tahun 2013 dibandingkan tahun 2012 juga mengalami penurunan dari  26 kasus tahun 2012 menjadi 6 di tahun 2013 atau 76,93%.

Dan untuk tahun 2013, Polda Kalbar tidak ada menangani kasus kontijensi. Untuk berbagai operasi yang dilakukan oleh jajaran Polda Kalbar seperti Operasi Dian Kapuas yang berlangsung  30 hari telah berhasil mengungkap 21 kasus dan tersangka 22 orang seperti barang bukti 133.230 liter, premium 11.680 liter, minyak tanah 4.180 liter, ranmor R4 2 unit, ranmor r6 6 unit dan kapal 1 unit kapal tongkang.

Operasi Ketupat berhasil aman dan lancar. Operasi Zebra kapuas yang telah berhasil ditilang sebanyak 7.391 kali dan teguran 1.869 kali dan Operasi Lilin Kapuas untuk sementara baru dilaksanakan. Untuk Operasi Liong Kapuas dilaksanakan dengan aman dan lancar, tidak ada kasus yang menonjol dan masytarakat Tionghoa melaksanakan dengan aman dan tertib.

Operasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)  Kapuas jajaran Polda Kalbar telah berhasil mengungkap 23 kasus dan 22 tersangka serta barang bukti 120.659 keping VCD dan DVD lagu/film bajakan serta 10 unit CPU komputer.

Operasi Panah Kapuas berhasil mengungkap 81 kasus, curanmor 17 kasus, curas 3 kasus dan curat 61 kasus.Operasi Hutan Lestari berhasil diungkap 36 kasus dan 28 tersangka barang bukti 74 batang kayu log 72,5 m2 jenis campuran dan 6.754 barang kayu olahan diperkirakan negara dirugikan Rp 748.420.000.

Operasi Batas Kapuas berhasil mengungkap 30 kasus dan 28 tersangka. Dan dalam lidik 5 dan berhasil menyita 280 karung Malaysia dan India dan Operasi Peti Kapuas jajaran Polda Kalbar berhasil mengungkap 26 kasus dan 44 orang tersangka. *LISTYAN | JANAWI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here