SHARE
Kementrian KESDM
Kementrian KESDM (Foto: ist)

Jakarta, (Buser Kriminal)
Direktur Jenderal Minerba (Mineral dan Batubara) R.Sukhyar  dan para Direksi Perusahaan Pemegang KK dan PKP2B baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman Amandemen Kontrak Karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Penandatanganan ini merupakan langkah konkret pelaksanaan amanat Undang Undang Minerba, dan sekaligus sebagai upaya mendorong percepatan penyelesaian negosiasi seluruh KK dan PKP2B.

Menurut Sukhyar, KK dan PKP2B yang telah ada sebelum berlakunya Undang-Undang Minerba tetap masih berlaku sampai jangka waktu kontrak/perjanjian berakhir. Selain itu ketentuan dalam pasal-pasal KK dan PKP2B nantinya harus disesuaikan melalui proses negosiasi, yang meliputi wilayah kerja, kelanjutan operasi pertambangan, penerimaan Negara, kewajiban pengolahan dan pemurnian dalam negeri, serta  kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal.

Penandatanganan nota kesepahaman itu disaksikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik dan dihadiri oleh kementerian dan lembaga terkait, serta asosiasi pertambangan. Penandatanganan ini dilakukan oleh 6 perusahaan Kontrak Karya dan 19 perusahaan PKP2B. *SUBARDJO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here