Home Berita Terbaru Banyaknya Telepon & SMS Membuat Yuddy Chrisnandi Kerepotan

Banyaknya Telepon & SMS Membuat Yuddy Chrisnandi Kerepotan

4
0
SHARE
Yuddy Chrisnandi (ist)
Yuddy Chrisnandi (ist)
Yuddy Chrisnandi (ist)

Jakarta (Buser Kriminal)-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Yuddy Chrisnandi mengaku kerepotan dengan adanya pihak yang mempublikasikan nomer telepon para menteri kepada publik.

“Ini merepotkan. Dalam dua hari terakhir ada pihak mempublikasikan tanpa ijin nomer telepon menteri. Tidak hanya saya,  informasi nomer telepon semua menteri,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di Kemenpan dan RB, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Menpan dan RB  tidak hanya kerepotan soal publikasi nomer telepon,  dia juga kesulitan dengan banyaknya sms dan twitter yang masuk. Bahkan twitter yang masuk hingga 80 ribu.

Dia mengakui,  tidak semua sms dibalas. “Bayangkan dalam dua hari sms yang masuk 1964. Tidak mungkin semua dibaca,” ujarnya berterus terang.

“Kita berharap lembaga terkait, seperti Badan intelijen Negara (BIN), kepolisian mencari tahu apa motif  pihak yang menyebarkaluaskan nomer telepon menteri itu,” cetusnya.

Namun demikian, sambungnya, ada juga hal positifnya  yaitu mengalir derasnya  informasi nengenai penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, masalah pemerintahan.

Dari kasus ini, politisi Partai Hanura Ini  menyimpulkan masyarakat membutuhkan penyaluran aspirasi. Di satu sisi dia mengimbau pihak yang menyebarkan nomer telepon menteri agar sadar terhadap tindakannya, namun  di sisi lain dia berterima kasih karena telah menyebarkan informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan.

Untuk menghadapi persoalan itu, Yuddy  pun menegaskan, ada beberapa langkah yang diambil Kemenpan dan RB.

Pertama,  mengaktifkan kembali kotak pos pengaduan 5000. Seluruh  pengaduan rakyat menyangkut tugas aparatur penyelenggaran pemerintahan akan ditangani Kemenpan dan RB. Ini sesuai perintah presiden agar negara hadir di tengah rakyatnya.

Kedua, pengaduan masyarakat bisa melalui telepon di nomer  (021) 7246374, 7398381 ext 2236.

Ketiga, pengaduan masyarakat bisa melalui email, twitter.  Email:  halomenpan@menpan.go.id.
Twitter:  @kempanrb. Dan bisa dilihat di www.siduta.menpan.go.id.  (Wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here