Home Khatulistiwa Putusan Sidang Praperadilan Polres Tulungagung Gugur

Putusan Sidang Praperadilan Polres Tulungagung Gugur

6
0
SHARE

SIDANGTulungagung, (Buser Kriminal) – Sidang putusan gugatan praperadilan termohon Polres Tulungagung yang di praperadilkan Agus Ferry Irawan (Direktur PT. Sinar Agung Abadi Sejati) atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BPKB motor serta penambahan pasal 378 KUHP, yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Tulungagung, Jumat (3/7/2015) lalu, akhirnya gugur.

Gugurnya gugatan praperadilan dalam sidang Putusan praperadilan No. 01/Pid.Pra/2015/PN.Tlg itu karena berkas P21 oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tulungagung telah dilimpahkan ke PN Tulungagung tanggal 30 Juni 2015 dengan surat pelimpahan perkara acara pemeriksaan biasa yang diserahkan Bramantyo SH, Mhum (JPU) dengan Surat dakwaan No. PDM – 51/06/2015 pada tanggal 30 juni 2015.

Berdasarkan hal tersebut, selanjutnya keputusan Hakim Tunggal Sih Yuliarti SH menggugurkan gugatan pemohon. Hal tersebut Sesuai pasal 82 ayat (1) hurup d, Undang-Undang No 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana maka permohonan Praperadilan Gugur.

Sidang yang di gelar di PN Tulungagung dihadiri pihak kuasa hukum penggugat dan tergugat Polres Tulungagung dihadiri tim bagian hukum polres tulungagung.

Dari beberapa kali sidang Praperadilan sebelumnya, masing-masing pihak baik pemohon dan termohon diberikan kesempatan untuk melengkapi bukti-bukti dan menghadirkan saksi-saksi di hadapan majelis.

Selanjutnya dari hasil tersebut dalam Sidang putusan Praperadilan majelis hakim mengambil keputusan untuk menggugurkan gugatan karena perkara sudah dilimpahkan ke PN Tulungagung.

Kuasa Hukum Pemohon, Ali Aspandi, SH di hubungi via telp mengakui permohonan gugatan praperadilan terhadap Polres Tulungagung gugur. “Sekilas putusan pengadilan tidak membahas secara utuh berkas perkara pemohon praperadilan Agus Ferry Irawan,” ujarnya.

Masih menurut Ali, walaupun demikian langkah selanjutnya belum memikirkan. “Saat ini lebih fokos ke perkara pidana dan perdata kliennya yang akan disidangkan,” jelasnya.

Yang pasti, lanjutnya, Jumat (10/7/2015) menghadiri konfrontir pidana di polda terkait dilaporkannya Jimmi Wisnu dalam kasus dugaan penggelapan

Sementara itu, menurut kuasa hukum Laurens A. Kudubun, SH terlapor Jimmi Wisnu menepis bahwa apa yang di laporkan pihak Agus Ferry Irawan lewat kuasa hukumnya tidak benar. “Tidak pernah ada 77 unit kendaraan bermotor pembayarannya digelapkan. bahkan dalam gugatan perdata dari bukti yang ada, pihak Agus Ferry Irawan lah yang masih punya tanggungan Rp350 juta terhadap Jimmi.

Oleh sebab itu, kita minta dihentikan perkaranya di polda yang akan digelar tersebut karena perkaranya sudah turun di pengadilan perdata. O JANS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here