SHARE


RSUD PringsewuPringsewu (Buser Kriminal)
-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu setiap harinya sanggup melayani rata-rata 36 pasien gagal ginjal untuk cuci darah.

Selain dari wilayah Pringsewu, pasien  rumah sakit yang  memiliki 19 unit mesin hemodialisa (cuci darah) juga dari datang luar Pringsewu.

Pelayanan pasien untuk cuci darah dibuka setiap hari kerja kecuali hari libur. Jumlah pasien cuci darah yang sudah terdaftar tetap sebanyak97 pasien. Jadwalnya berbeda beda, ada yang satu minggu satu kali, kemudian satu minggu dua kali. Bahkan ada yang hanya sebulan sekali.

Pelayanan pasien cuci darah setiap harinya dibagi dalam dua shift yakni pagi dan siang. Sedangkan proses cuci darah untuk satu orang pasien memakan waktu hingga 5 jam. Ada 18 unit medin jenis precen news dari Jerman yang digunakan untuk melayani pasien gagal ginjal. Sedangkan satu unit mesin disediakan khusus sebagai cadangan bila ada pasien yang tiba-tiba datang dngan kondisi yang parah.

Terpisah, Wanto, warga Pringsewu mengaku ia mengantar saudaranya untuk cuci darah dan sudah berjalan dua tahun ini sejak di rumah sakit umum yang lama. Dalam seminggu dua kali cuci darah.

Terkait administrasi, pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan dengan kriteria golongan satu tidak dipungut biaya. Sedangkan pasien normal harus mengeluarkan dana sebesar Rp. 700 ribu hingga Rp.1 juta setiap melakukan cuci darah.

Sekretaris RSUD Pringsewu, Hendri Wasono mengatakan, dengan 19 unit mesin yang ada saat ini cukup untuk melayani pasien gagal ginjal. Dan jarang terjadi pasien waiting list antri. Dan kalau pun itu terjadi disebabkan pasien yang datang tidak hanya dari Pringsewu, tapi juga pasien dari Kabupaten Tanggamus, Lampung Tengah, Pesawaran, Pesisir Barat. (Pon)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here