Home Berita Terbaru Polres Ketapang Tangkap Pencuri Uang Rp.600 Juta

Polres Ketapang Tangkap Pencuri Uang Rp.600 Juta

3
0
SHARE

Polres Ketapang Tangkap Pencuri Uang Rp.600 JutaKetapang (Buser Kriminal)-Satu dari dua pelaku pencurian uang Rp 600 juta di depan Bank Mandiri Ketapang, rabu (28/12/2016) lalu berhasil diamankan Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang. Pelaku asal Palembang tersebut tertangkap di Kabupaten Oki Palembang Sumatra Selatan.

“Pelaku pencurian yang ditangkap bernama Arahman Alias Ali (24) asal Palembang. Pelaku ditangkap di rumahnya di Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Oki Palembang Sumatera Selatan” kata Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kaur Bin Ops Reskrim (KBO) Ipda Ogan, Rabu (18/01/17).

Sebelumnya, tersangka Arahman merupakan residivis yang pernah melakukan pencurian dengan modus pecah kaca di Lombok dan Papua. Selain itu, tersangka juga pernah mendekam di tahanan Papua selama 1,8 bulan atas kasus pencurian.

Dijelaskan dia, pelaku pencurian uang dalam mobil yang terjadi di depan Bank Mandiri itu dilakukan Arahman bersama rekanya berinisial OP. Kedua tersangka beraksi saat korban meninggalkan mobilnya sebentar dan masuk ke dalam bank mandiri. Sementara, pelaku inisial OP masih buron.

Lanjutnya, saat kembali ke mobil, korban terkejut melihat uang yang baru diambil dari bank BRI senilai Rp 600 juta tersebut hilang. Uang senilai 600 juta itu milik Ahyu Toko Setia Jaya Ketapang.

Dengan kejadian itu, korban langsung melapor ke polisi. Hingga akhirnya satu dari dua pelaku ditangkap oleh Tim Satreskrim yang berjumlah lima orang anggota dipimpin KBO Reskrim yang mengejar tersangka melarikan diri ke daerah Palembang, Sumatera Selatan.

Ia menambahkan, hasil dari kejahatan tersebut dibelikan ke dua unit rumah. Kemudian, Polisi juga mengamankan Barang Bukti (BB) dua unit rumah berikut surat rumah di Kabupaten Ogan Komering Hilir Sumatra Selatan serta uang  tunai Rp10 juta.

“Atas kejadian tersebut, tersangka Arahman dikenakan Pasal 362 KHUP dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun,” tutupnya (Abdul Maed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here