Home Berita Terbaru Wabup Aceh Timur Kecewa dengan Tingkat Kedisiplinan Pejabat

Wabup Aceh Timur Kecewa dengan Tingkat Kedisiplinan Pejabat

2
0
SHARE
Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Syamaun
Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Syamaun
Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Syamaun

Aceh Timur (Buser Kriminal) –Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Syamaun  yang kerap disapa Linut melaksanakan sidak kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pantauan Buser Kriminal, di ruangan  Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur, Syahrul nampak kesal  dengan sikap para pejabat yang tak hadir.  Sementara staf PNS  yang tempat tinggalnya jauh bisa hadir.

“Saya kecewa dengan sikap  oknum pejabat Kadis Pendidikan, sekretaris dan kabid yang tak hadir, bahkan terlambat masuk kantor. Ini keterlaluan,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada para staf PNS dinas Pendidikan Kab. Aceh Timur.

Dalam sidak tersebut cukup banyak pegawai yang melakukan pelanggaran disiplin.

Sidak sendiri dilakukan di sejumlah dinas, badan, kantor, sekolah, dan tempat-tempat pelayanan masyarakat seperti RSUD dan Puskesmas.

Sidak tersebut untuk mendisplinkan para pegawai. Hal tersebut seiring dengan komitmen Pemerintah Kab. Aceh Timur untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Menurut Syahrul, para pejabat itu  bukan anak-anak lagi, karena mereka pejabat eselon,II,III dan IV. Seharusnya mereka disiplin dalam bekerja.  “Untuk tindakan indisipliner tersebut,  Kepala SKPD yang bersangkutan dipanggil ke BKPP,” tuturnya.

“Bagi yang melanggar disiplin akan diberikan sanksi sesuai PP NO 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, dan Instruksi Bupati, tentang tindakan administrasi terhadap pelanggaran disiplin kerja PNS di lingkungan Pemkab Aceh Timur.”

Oleh sebab itu, dia  mengingatkan pejabat, sekretaris, dan kabid agar bekerja dengan baik. Dan ke depan dia akan mengupayakan meningkatkan kesejahteraan pegawai.

Syahrul saat ini tengah fokus terhadap pelayanan di  dinas pendidikan di Aceh Timur. “Karena ribuan putra-putri Aceh Timur butuh pendidikan,” tegasnya.

“Semua anggaran baik insentif maupun honorarium di dinas pendidikan diprioritaskan,” urainya.  (Her)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here