Home Khatulistiwa Hormat Dengan Tangan Kiri, Diduga SMPN 3 Surabaya Ajarkan Paham Komunis

Hormat Dengan Tangan Kiri, Diduga SMPN 3 Surabaya Ajarkan Paham Komunis

0
SHARE

IMG-20170123-WA0007_20170123171224122Surabaya (Buser Kriminal) – Maraknya isu paham komunis di negeri tercinta semakin meramba di kota-kota besar seperti halnya di Kota Pahlawan Surabaya. Kali ini, gambar atau spanduk bergambar seorang wanita hormat dengan menggunakan tangan kiri layaknya hormat saat dihadapan bendera kebanggaan Indonesia yakni bendera Merah Putih, terlihat disamping pintu masuk SMPN 3 yang terletak di Jl. Praban No.3 Surabaya.

Pandangan tak lazim tersebut mencerminkan kepribadian sekolah itu sendiri, padahal SMPN 3 Surabaya memiliki segudang prestasi seperti halnya diungkap Wakasek SMPN 3 Surabaya Drs. Adji Suharko, logo bergambar orang hormat menggunakan tangan kiri itu pihak sekolah sebenarnya sudah mengetahui, namun rencana mau mengganti lantaran terbentur anggaran biaya operasional, gambar orang hormat pakai tangan kiri itu adalah pemberian dari wali murid kita, hampir dua tahun logo gambar itu berdiri semenjak kepala sekolah menjabat, dan juga menghargai atas pemberian dari wali murid, logo beserta isi slogannya juga hasil desain dari wali murid itu sendiri,” pungkasnya, Senin (23/1/2017).

Dipertanyakan terkait pihak sekolah meraih segudang prestasi, siswa-siswi disini jika mengikuti suatu acara perlombaan atau kegiatan yang diadakan Pemkot Surabaya, dan sekolah kita jarang di peringkat rendah selalu di peringkat baik setidaknya tidak mempermalukan SMPN 3 Surabaya. Seperti Minggu kemarin siswa-siswi SMPN 3 Surabaya, murid kita membawa 18 tropi juara umum lomba Pramuka kalau dijumlahkan dalam satu tahun ini ada 131 siswa yang berprestasi,  setiap seminggu sekali siswa kita yang berprestasi akan mendapatkan reward (penghargaan) langsung dari Kepala Sekolah, terangnya.

Namun ironis di balik slogan SMPN 3 Surabaya, seperti diketahui “Sekolah Kebangsa’an Menciptakan Pemimpin Masa Depan” terdapat sebuah bentuk gambar Paskibraka dengan sikap hormat di tunjukan kepada bendera Merah Putih  menggunakan tangan kiri, diduga sebagai bentuk ajaran faham komunisme, dari sikap hormat tersebut sangat jelas suatu bentuk pelanggaran norma etika dalam menghormati bendera sang Merah Putih.

“Loh kok gitu ya.., kocak juga ini sekolah, bisa ada seruan yang bergambar seseorang hormat dengan tangan kiri padahal sekolah SMPN 3 itu bonafit banyak menciptakan murid berprestasi, apa sekolah tidak tau sikap hormat kepada bendera kita Merah Putih,” tutup Agus saat melintas di jalan tersebut, sambil tertawa ketika di wawancarai Buser Kriminal. o AD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here