Beranda Berita Terbaru Mantan Kadis dan Sekretaris Dinkes Divonis 14 Bulan Penjara  

Mantan Kadis dan Sekretaris Dinkes Divonis 14 Bulan Penjara  

BERBAGI

KETAPANG, buserkriminal.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak memvonis mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang, Heri Yulistio beserta Sekretaris Dinkes Ketapang, Uray Imran denganhukuman 14 bulan kurungan penjara serta denda masing-masing Rp 50 juta.

Plh Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Ketapang, Agus Suroto mengatakan, putusan terhadap kedua terdakwa yang terjerat kasus penyimpangan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk Puskesmas yang ada di Ketapang tersebut dilakukan pada sidang yang berlangsung Selasa (19/9) kemarin di Pontianak.

“Kedua terdakwa sudah divonis bersalah dan di putus oleh majelis hakim pengadilan tipikor pontianak selama satu tahun dua bulan dan denda masing-masing Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan penjara,” katanya kepada wartawan Senin (25/9).

Ia menuturkan, pada sidang sebelumnya Senin (28/8) lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ketapang menuntut kedua terdakwa selama 20 bulan penjara serta denda masing-masing Rp 50 Juta, namun pada putusannya berbeda dari tuntutan JPU. Untuk vonis kurungan penjara lebih ringan dari tuntutan kita

“Tetapi untuk dendanya sama seperti tuntutan kita,” jelasnya.

Agus mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah kedua terdakwa akan mengajukan banding atau tidak terkait putusan hakim terhadap keduanya.

“Sampai saat ini kami belum menerima informasi apakah banding atau tidak,” terangnya.

Ia menjelaskan, setelah 7 hari vonis dibacakan ada waktu untuk terdakwa pikir-pikir apakah mengajukan banding atau tidak.

Saat dikonfirmasi mengenai sisa kerugian negara yang belum dikembalikan, akan diproses setelah adanya putusan tetap atau incrah.

“Kemudian diserahkan ke bagian Datun untuk dilakukan mediasi terhadap pihak-pihak terkait. Nanti sisa pengembaliannya di lakukan oleh jaksa pengacara Negara,” tutupnya.0 (AbdulMaed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.