Beranda Berita Terbaru Pembayaran THR Bagi Pekerja di Perusahaan Kota Tanjungpinang Tahun 2018

Pembayaran THR Bagi Pekerja di Perusahaan Kota Tanjungpinang Tahun 2018

BERBAGI

TANJUNGPINANG, buserkriminal.comDalam rangka menciptakan suasana hubungan kerja yang harmonis dan kondusif di tempat kerja khususnya di Kota Tanjungpinang, make Tahun 2018 ini pemberian Tunjangan Hart Raya (THR) keagamaan tersebut wajib dilaksanakan oleh setiap perusahaan yang telah mempekerjakan pekerja/buruh. Ketentuan pemberian THR keagamaan dimaksud, agar mempedomani Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor : 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018, adapun pembayaran THR Keagamaan dilaksanakan dengan memperhatikan hal-hal dibawah ini :

  1. THR Keagamaan diberikan kepada :
  2. Pekerja / buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau
  3. Pekerja / buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.
  4. Besaran THR Keagamaan ditetapkan sebagai berikut :
  5. Pekerja / buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan secara terus menerus atau lebih. sebesar 1 (satu) bulan upah;
  6. Bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan perhitungan :
Masa Kerja x 1 (satu) bulan upah
12

 

  1. Bagi pekerja / buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah 1 (satu) bulan dihitung sebagai berikut :
  2. Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan atau lebih, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 (dua beias) bulan terakhir sebeium hari raya keagamaan.
  3. Pekerja/buruh yang teiah mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.
  4. Bagi perusahaan yang telah menetapkan besaran nilai THR Keagamaan dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama atau kebiasaan lebin besar dari THR Keagamaan yang dibayarkan sebagaimana nomor 2 diatas, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja / buruh sesuai dengan Perjanjian Karla, Perjarjan Kerja Bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan,
  5. THR Keagamaan bagi pekerja / buruh diberikan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan pembayarannya disesuaikan dengan hari raya keagamaan masing-masing pekerja / buruh.
  6. THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan.
  7. Bagi pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh sebagaimana ketentuan tersebut dikenakan denda den sanksi administratif sesuai dergaa ketentuan Permenaker No. 6 Tahun 2016. C

Demikian point-point dari Surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang. Berkenaan dengan hal tersebut diatas, diminta kepada Seluruh Pimpinan Perusahaan / Badan Usaha di Kota Tanjungpinang untuk dapat melaksanakan pernbayaran THR tersebut tepat waktu sesuai dengan ketentuan tersebut diatas, tutup Drs. Marzul Hendri Selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang. o IIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.