Beranda Berita Terbaru Perizinan Tenaga Kerja Asing Dinilai Rawan Pungli

Perizinan Tenaga Kerja Asing Dinilai Rawan Pungli

0
BERBAGI

JAKARTA, buserkriminal.com – Perizinan tenaga kerja asing (TKA) dinilai rawan pungutan liar (pungli) terutama bagi investor internasional.

Hal itu seperti dikatakan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 bertajuk “Kepastian Izin TKA dan Perbaikan Iklim Investasi di Indonesia”, di Jakarta, Senin (23/4).

“Izin tenaga kerja asing paling rawan pungli dalam berbagai bentuk baik proses penyelesaian prosedur perizinan maupun menjadi alasan pemerasan di daerah,” katanya, dikutipĀ Antara.

Thomas Lembong yang akrab disapa Tom, menjelaskan bahwa masalah pungli dan pemerasan tentu sangat dihindari untuk menjaga citra Indonesia di mata investor internasional. Belum lagi, kata dia, ketidakpastian hukum di Indonesia masih begitu kental di mana banyak keluhan investor yang merasa dipingpong dalam pengurusan perizinan.

“Investor itu, baik lokal maupun internasional dianggap sasaran empuk karena dianggap bawa duit. Izin TKA ini selalu dijadikan alasan untuk pungli dan pemerasan, samar-samar dengan sentimen anti asing. Padahal pengguna TKA juga banyak perusahaan swasta nasional,” katanya.

Tom memastikan tidak ada perubahan syarat dalam perizinan TKA dalam Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing karena esensi peraturan tersebut adalah percepatan layanan dan penyederhanaan prosedur.

 

sumber ; elshinta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here