Beranda Berita Terbaru Polda Metro Jaya Tangkap Lagi 4 WNA Pelaku Skimming

Polda Metro Jaya Tangkap Lagi 4 WNA Pelaku Skimming

0
BERBAGI

JAKARTA, buserkriminal.com – Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus pembobolan ATM dengan modus skimming. Empat pelaku yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) ditangkap di tempat yang berbeda.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta mengatakan penangkapan keempat pelaku ini dalam kurun waktu Maret-April 2018 oleh tim Subdit III Resmob Ditreskrimum.

Pelaku pertama yang ditangkap adalah AVH, 37 tahun, WN Bulgaria di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/3/2018).

Saat itu, AVH masuk ke salah satu ATM di kawasan Jakarta Pusat. Sekuriti setempat lalu melihat gelagat mencurigakan dari pelaku. AVH lalu diamankan saat pelaku mencoba untuk melarikan diri.

“Selanjutnya tersangka diamankan oleh sekuriti dan diserahkan ke anggota unit 4 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kombes Nico di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Polisi kemudian menggeledah hotel yang ditempati tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti. Uang sebesar Rp 18 juta juga disita dalam penggeledahan tersebut. “Dengan TKP Kebon Sirih dimana bersangkutan menggunakan ATM yang sudah kami deteksi ternyata ATM ini sudah siap digunakan, ATM ini sudah berisi data data nasabah yang diambil dengan memasang alat skimmer kemudian disita juga uang sebesar Rp 18 juta,” ujar Kombes Nico.

Selanjutnya, polisi juga menangkap IV, 36 tahun, WN Bulgaria yang beroperasi melakukan kejahatan skimming di Tangerang Selatan. Namun IVN berhasil ditangkap polisi saat beraksi di ATM SPBU Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (23/3/2018) lalu.

“Kemudian berkembang dari TKP di situ menangkap bergerak di Jawa Tengah berhaisl satu tersangka warga negara Bulgaria aras nama IVN di mana bersangkutan termasuk kelompok ketiga tepatnya di SPBU Klaten. Kami menyita uang dan juga uang kartu. Total hampir Rp 23 juta,” tutur Kombes Nico.

Polisi lalu terus bergerak dan melakukan pengembangan di Yogyakarta. Seorang pelaku skimming asal Chile berinisial VO berhasil diamankan pada Selasa (27/3/2018).

“Dari penangkapan ini kami juga berhasil menyita uang Rp 12 juta,” ucap dia. Selain WN Chile, polisi juga menangkap WN Taiwan berinisial YMH. Dia diamankan di tempat yang berbeda yaitu di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (27/3/2018).

Terkait penangkapan tersebut, Kombes Nico menjelaskan para pelaku mempunyai peran berbeda-beda. Ada yang berperan sebagai pengambil uang dan ada juga yang berperan untuk memasang alat.

“Jadi dia ada yang termasuk kelompok kedua dan ketiga, di mana kelompok kesatu penyedia alat, kedua pemasang alat dan ketiga pengambil uang,” jelas dia.

Sementara itu, untuk mencegah kejahatan skimming ini, Polda Metro Jaya telah bertemu dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perwakilan perbankan. Dari pertemuan itu, semua pihak sepakat untuk membentuk satgas dalam menyelidiki kasus skimming.

“Kemudian tadi pagi telah melakukan upaya untuk menanggulangi tindak pidana skimming ini, kami sudah bertemu tim dari OJK, ketemu dari tim bank BRI, BNI, Mandiri, bank swasta lainnya kemudian kami membentuk satuan tugas dimana kami membentuk PIC personal in charge,” tuturnya.

Total pelaku yang telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait skimming ini berjumlah 12 orang dengan rincian 5 WN Bulgaria, 4 WN Hongaria, 1 Chile, 1 Taiwan dan 1 Indonesia.

Adapun para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dan atau pasal 46 Jo pasal 30 dan pasal 47 Jo pasal 31 ayat (1) dan (2) UU RI No 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI No 11 Tahun 2018 tentang ITE dan atau pasal 3, 4 dan 5 UU RI No 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang o DIAN MH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here