oleh

735 Narapidana di Bali Dapat Remisi, Ini Rinciannya

DENPASAR, buserkriminal.com – Sebanyak 735 narapidana (napi) dan anak pidana memperoleh remisi khusus pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ratusan napi itu berasal dari seluruh Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tananan Negara wilayah Bali.

“Napi diberikan remisi berdasarkan besaran perolehan ada 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari dan dua bulan,” kata Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (24/5/2020).

Surya kemudian merinci perolehan remisi dari masing-masing lapas tersebut, di antaranya untuk Lapas Kelas IIB Tabanan sebanyak 21 orang memperoleh Remisi Khusus I; kemudian Lapas Kelas IIB Karangasem sebanyak 50 orang; Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli 163 orang.

“LP Kelas IIA Kerobokan ada 320 orang; Rutan Kelas II B Klungkung 13 orang; Lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) Karangasem ada 4 orang; Rutan kelas II B Negara ada 27 orang; Rutan Kelas II B Bangli 16 orang; LP Perempuan Kelas II A Denpasar 69 orang; LP IIB Singaraja 26 orang dan Rutan Gianyar 26 orang,” kata dia.

Surya menambahkan, untuk di Lapas Kerobokan, jumlah warga asing yang mendapatkan Remisi Idul Fitri sebanyak tujuh orang, diantaranya warga negara Maroko satu orang dengan remisi satu bulan, warga negara Turki ada dua orang dengan remisi satu bulan.

“Warga negara Malaysia dua orang dengan remisi satu bulan dan remisi 1 Bulan 15 Hari, serta warga negara Afrika ada satu orang dengan remisi 15 Hari,” katanya.

Sedangkan untuk jumlah narapidana dan anak pidana yang diusulkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 berdasarkan tindak pidana terkait Pasal 34 ayat (3) PP Nomor 28 tahun 2006 dan pasal 34 A ayat (1) PP 99 tahun 2012 sebanyak 245 orang, dari perkara narkotika dan korupsi.

“Untuk penyerahan remisi khusus hari raya Idul Fitri kepada WBP yang beragama islam dilaksanakan dengan menempelkan SK remisi di papan pengumuman,” kata dia.@mi

Komentar

News Feed