banner 728x250
Berita  

Akhirnya Jalan Kuliek Putus Total Para Pejabatpun Berdatangan Tinjau Lokasi, Sia Sia Dana 500 Juta Yang Terpakai Buat Perbaikan Sebelumnya

banner 468x60

Batang Anai – Setelah di peringati dengan ada nya pemberitaan mengenai jalan yang akan putus menuju pemukiman masyarakat warga kulie yang akan menyebabkan terisolirnya enam korong wilayah Batang Anai bagian timur akhirnya benar benar terjadi, setelah datang hujan dengan intesitas yang tinggi yang terjadi pada hari jumat 24 Juni 2022 yang lalu dan menyebabkan amblasnya jalan Kuliek Nagari Sungai Buluah Timur Kecamatan Batang Anai yang terjadi di hari jumat sore sekitar pukul 17.00 Wib.

Kondisi jalan yang putus tersebut yang pasti menyebabkan tidak bisa dilalui nya jalan tersebut oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, sedangkan ruas jalan yang dimaksud adalah merupakan satu satunya akses utama masyarakat untuk melintas ke luar dari wilayah tsb dan pasti nya juga akan dapat mengganggu roda perekonomian dan aktivitas kehidupan sehari hari masyarakat setempat.

banner 325x300

Seperti biasa, setelah kejadian, barulah lokasi itu menjadi perhatian pejabat yang datang untuk melihat kondisi lokasi jalan yang putus tersebut, seperti terlihat dari pemberitaan yang tersebar luas di media online dan dan media lain nya bahwa lokasi tersebut di kunjungi oleh pejabat di antara nya adalah

Budi Mulya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman yang kata nya mengaku bahwa setelah kejadian langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Kementrian PUPR Dian Karmila dan ia meminta, agar tim BWSS turun ke lapangan untuk mendapat solusi penanganan daruratnya dan kunjungan nya tersebut dipimpin langsung oleh pak wabup mendampingi tim dari BWSS.

Sementara itu masyarakat sekitar mengatakan itu lah pejabat sudah kejadian baru datang dan mengatakan akan secepatnya di perbaiki, padahal sudah di peringatkan dari pemberitaan yang sy baca di media media online, namun tidak di tanggapi secepat mnya, beruntung tidak ada mobil atau orang yang menjadi korban, hanya satu unit becak yang membawa kayu saja yang menjadi korban ibarat nya “habis cakak baru takana silek” ujarnya masyarakat tsb yang tidak mau di sebutkan nama nya.

Sementara itu wartawan ini mencoba w.a beliau dengan pertanyaan yang tertulis di bawah ini, namun tidak mendapat jawaban, adapun pertanyaan tersebut sebagai berikut

“Izin pak Katanya pekerjaan 500 juta itu, terdiri dari 3 titik, penimbunan bibir sungai yang skr longsor itu hanya 170 juta saja habis nya, artinya dulu ada sisa 330 juta lagi buat 2 titik yang lain, apakah sudah urgent betul yang 2 titik itu ? yakni perbaikan jembatan, dan pelurusan sungai,

Pertanyaan nya sungai mana yang diluruskan ?

Jembatan mana yang di perbaiki ?

Dan kalau menurut masyarakat, kenapa harus di paksakan habis kan dana 500 juta dalam waktu 14 hari, lalu di tambah lagi 7 hari, akhir nya pekerjaan pokok yakni penimbunan jalan dan perbaikan bibir sungai dengan anggaran 170 juta, di cari lagi untuk perbaikan yang lain nya ?? Kenapa tidak di pulangkan aja ke kas negara sehingga tidak terkesan habis habiskan anggaran negara dengan pekerjaan yang ga masuk hitungan sebelum nya, kan masih banyak tuh lebih nya 330 juta, kenapa di paksakan harus habis ????

Akhirnya cari cari kerjaan yang lain utk habiskan anggaran saja iya kah pak ?
Mohon jawaban nya pak, karna buat pemberitaan yang selanjutnya” dan sampai saat ini tidak mendapatkan balasan nya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Rahmang dalam diskusi tanggap darurat responsif ini menyampaikan perlu ada langkah-langkah strategis dan efektif utk memaksimalkan pencegahan. Agar dampak bencana tidak terjadi berlarut dan berdampak kepada hal yang tidak diinginkan khususnya kepada masyarakat setempat.

“Kita berharap, pihak BWSS V Kementrian PUPR dapat segera melaksanakan penanganan darurat jalan kuliek tersebut agar aktifitas kehidupan masyarakat setempat normal kembali,” ujar Wabup Rahmang.

Dalam tinjauan tersebut tim BWSS juga didampingi Dinas PSDABK Provinsi Sumatera Barat. Tampak hadir mendampingi Wabup Rahmang Jajaran BPBD Padang Pariaman, Jajaran Dinas PUPR Padang Pariaman, Camat Batang Anai Suhardi, Wali Nagari, dan masyarakat setempat.

Ajie

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.