Suara Keadilan dan Kebenaran
Berita  

Akses Jalan Menuju Kantor Datok Dan Tempat Pasilitas Umum Kampung Tanjung Genteng Luput Dari Perhatian

ACEH : Akses jalan Kampung Tangjung Gentang porak poranda di saat cuaca musim hujan.

Menurut keterangan Mahyuli Datok Penghulu Kampung Tanjung Genteng di ruang kerjanya, beliau mengatakan kepada awak media Tabloid Buser Kriminal dan MediaPolri, “Akses jalan di Kampung Tanjung Genteng sangat butuh perhatian dari instansi terkait.”

“Curah hujan yang sangat tinggi membuat jalan di kampung ini porak poranda, padahal akses jalan yang hancur tersebut menuju Kantor Datok Penghulu, pasilitas umum seperti PAUD, TK, SD Negeri 1 Tanjung Genteng dan SMP Negeri 7 Tanjung Genteng. “Ucap Datok Penghulu.

“Dari dulu sampai sekarang jalan kampung Tanjung Genteng belum pernah tersentuh aspal, padahal menuju kampung tersebut tidak memakan waktu yang lama, karena kampung Tanjung Genteng berada tidak jauh dari kantor Bupati dan kantor DPRK Aceh Tamiang.”

“Disini saya selaku Datok Penghulu Kampung Tanjung Genteng, memohon kepada Bapak Bupati Aceh Tamiang, DPRK Aceh Tamiang, dan instansi terkahit, tolonglah di perhatikan akses jalan yang ada di kampung ini. “Pinta Datok Penghulu.

“Di kampung Tanjung Genteng ini banyak fasilitas umum, seperti kantor Datok, ada juga sekolah PAUD.TK.SD dan SMP, yang setiap harinya ada kegiatan belajar mengajar dan urusan pemerintahan kampung.”

“Sangat sedih rasanya ketika kita melihat banyak anak-anak sekolah yang bermain dengan lumpur ketika berangkat ke sekolah, dan di saat pulang sekolah, begitu juga para dewan guru yang bertugas di sekolah-sekolah tersebut.

“Belum lagi para petani sangat kesulitan untuk membawa hasil kebunnya.
Sekali lagi saya mohon kepada Bapak Bupati Aceh Tamiang, DPRK Aceh Tamiang dan instansi terkait, perhatikanlah akses jalan di kampung kami, karena dari dulu sampai sekarang, apa bila curah hujan cukup tinggi, kami selaku masyarakat kampung Tanjung Genteng tetap bermain dengan lumpur. “Pungkas Mahyuli selaku Datok Penghulu Kampung Tanjung Genteng.

SUPARMAN / TOUFIK

Exit mobile version