Beranda Kriminal Aksi Premanisme Menutup Portal, Fasilitas Umum di Buleleng

Aksi Premanisme Menutup Portal, Fasilitas Umum di Buleleng

2650
0
BERBAGI

SINGARAJA, Buserkriminal.com- Penutupan Perumahan Liligundi Permai jalan Mayor Metra Singaraja dengan Portal tepat didepan pintu masuk perumahan oleh oknum yang mengaku masyarakat sekitar pada Minggu (17/3).

Hal ini membuat para pemilik lahan yang hendak membawa material bangunan menggunakan armada Truk tidak bisa masuk karena terhalang oleh Portal didepan pintu masuk Perumahan rumah bersubsidi. Diutara Perum Liligundi permai yang berbatasan dengan Kelurahan Banjar Paketan Buleleng terdapat bangunan rumah bersubsidi milik Agung Lestari Kapolsek Kota Singaraja bersama Danramil yang datang dengan anggota sangat kaget melihat hal tersebut , pasalnya jalan yang telah sah pengalihan haknya untuk menjadi pasilitas umum harus terhalang.

Penutupan yang dilakukan oknum tersebut diduga atas dukungan pihak terkait, padahal dari surat edaran dari Dinas Penanaman Modal Dan PPTSP Kabupaten Buleleng kepada RT kelurahan Liligundi dalam poin

1, Tertulis Pengembang Angung Lestari merupakan salah satu pengembang yang melaksanakan program yang merupakan program Presiden Satu Joko Widodo dalam penyediaan rumah-rumah bagi masyarakat penghasilan rendah ( MBR ) Kabupaten Buleleng .

2, Jalan yang ada di Perum Liligundi Permai merupakan fasilitas umum yang disediakan oleh pengembang untuk keperluan warga perumahan dan masyarakat lainya.

3 Jalan yang merupakan fasilitas umum tidak diperkenankan ditutup kecuali oleh pemerintah daerah

4, Pengembang Liligundi Permai jalan yang merupakan Fasilitas umum kepada wargaitu kurang tepat karena berdasarkan Pemendagri No 9 tahun 2009 tentang pedoman penyerahan prasarana , sarana , ultilitas perumahan dan pemukiman daerah menyebutkan bahwa pengembang harus menyerahkan prasarana.

Atas ulah yang diperbuat oleh oknum masyarakat , pengembang Perum Agung Lestari merasa dirugikan hingga digelar mediasi pada Senin (18/3) dikantor camat Buleleng. Penyelesaian yang belum ada titik temu itu menurut pengembang Agung lestari bernama Gusti mengatakan,

“ Saya disuruh melengkapi surat surat oleh pak camat , sudah saya urus sambil berjalanya pengembangan rumah subsidi ini. Sepengetahuan saya kalau itu rumah pribadi tidak dipinjamkan ke Bank tidak perlu ada IMB, makanya saya ketawa sebagai pengembang nantinya jalan itu juga pasti saya perbaiki”jelas Gusti .

Sementara Ketua RT Perum Liligundi Permai Jalan Mayor Metra George Lipi saat dikonfirmasi mengatakan dirinya sebagai kepanjangan tangan pemerintah hanya menjalankan perintah “ Peristiwa ini terjadi kebetulan saya berada didenpasar jadi saya tidak tau jelas siapa menutup ini , dari WA grup warga sini memprotes adanya truk yang melakukan aktifitas ditengah perum rumah subsidi Agung Lestari. Alasan dari masyarakat agar truk tersebut tidak beraktivitas menggunakan jalan Tambora Perum ini .

Nah saya dikontak oleh kelurahan saya jelaskan tidak tau yang pasti warga. Akhirnya kordinasi kekantor camat , kata pak camat bahwa ini tanggung jawabnya jika terjadi permasalahkan kami ambil alih” jelas George Lipi yang sering dipanggil David oleh masyarakat. @ Gede Sumerta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.