Beranda Berita Terbaru Aktifitas Penambangan Pasir di Pantai Desa Sungai Gayam Ketapang di Tertibkan

Aktifitas Penambangan Pasir di Pantai Desa Sungai Gayam Ketapang di Tertibkan

0

KETAPANG, buserkriminal.com – Aksi penambangan pasir dengan menggunakan Excavator dan truk yang dilakukan di Pantai Desa sungai Gantang dan sungai Gayam , Kecamatan Kendawangan , Kabupaten Ketapang akhirnya dihentikan.

Camat Kendawangan bersama Muspika, anggota Polsek dan personil Satpol PP, diminta beraksi cepat menertibkan aktifitas penambangan pasir itu, pada Sabtu sore (02 /12/2019).

“Kami sudah datang ke Lokasi di Desa sungai Gayam dan menutup aktifitas penggalian pasir di tepi pantai,” jelas Camat Kendawangan Rahmat Rohendi kepada wartawan, kemaren .

Menurut Rahmat Rohendi , aktifitas penambangan pasir dengan menggunakan truk itu konon dilakukan atas seizin warga dan CV, Kendawangan Quarindo Perkasa (KQP ) milik T,Budi Santoso juga sebagai kepala cabang BNI Ketapang yang sekali Gus mengaku sebagai pemilik lahan.

Namun waktu camat bersama Muspika dan Pj Kades Desa mekar Utama , datang memerintahkan menutup aktifitas tersebut, yang mengaku sebagai pemilik lahan T, Budi Santoso tidak datang.

“Dia sudah pergi ke luar Daerah saat tahu mau ada penutupan,”akui Rahmat .

Sebelum ditutup paksa, diadakan pertemuan muspika kecamatan Kendawangan yang isinya 3 point , pertama menghentikan pengerukan pembuatan tambak ikan Air asin , kedua menghentikan penambangan pasir dibibir pantai , ketiga harus mereklamasi bekas penambangan pasir itu , pada Senin pagi 2/12/ aktifitas penambangan pasir di sana sempat mendapat sorotan aktivis dan Masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang .

PJ Kepala Kantor LH Ketapang , H,Deneri mengaku aktifitas penggalian pasir itu tidak berizin. Sehingga kita meminta agar aktifitas tersebut dihentikan.

Menyusul langkah cepat camat menertibkan aktifitas ilegal yang merusak lingkungan itu disambut baik warga Kendawangan salah satu warga Kendawangan bernama Fendi mengatakan lahan yang dijadikan penambangan pasir ilegal itu bukan milik ,CV KQP.

Lahan tersebut konon bukan milik , Budi Santoso .Karena itu ia mensuport camat agar menutup aktifitas yang telah merusak lingkungan pantai sungai Gayam dan sekitarnya . (Abdul Maid dh )

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.