Beranda Kriminal Berawal Dari Cemburu, Hingga Meregang Nyawa. Pembunuh Sopir Angkot di Depok, Dibekuk...

Berawal Dari Cemburu, Hingga Meregang Nyawa. Pembunuh Sopir Angkot di Depok, Dibekuk Tim Buser Polsek Cimanggis

0

DEPOK, buserkriminal.com – Kurang dari 24 jam, anggota Team Buser Polsek Cimanggis berhasil menangkap terduga pelaku kasus pembunuhan terhadap Korban Jimi Wijaya (32) sopir angkot.

Dimana Korban yang ditemukan tergeletak di Pasar Modern Pal Tugu Cimanggis Kota Depok, pada Senin (7/10/2010) subuh.

Selang beberapa jam, sekira pukul 12.00 wib, Pelaku akhirnya berhasil di bekuk Tim Buser Polsek Cimanggis.

Kapolsek Cimanggis AKP Bagus Panuntun mengatakan, bahwa Pelaku berhasil ditangkap anggota buser pimpinan AKP Eman Sulaeman sekitar pukul 12.00 wib.

“Pelaku HS (34) sopir angkot ini ditangkap sedang makan nasi uduk berdua dengan sang pacar Desi, di Jalan Lenteng Agung Raya RT.07/07 Lenteng Agung Jagakarsa, Jakarta Selatan,” ungkapnya.

Usai mendapatkan informasi keterangan dari salah seorang Saksi, AKP Bagus mengatakan, bahwa Pelaku biasa jalan dengan pacar di daerah Lenteng Agung.

Anggota Polsek Cimanggus pun langsung melakukan undercover, dengan berpura-pura makan bubur ayam saat melihat Pelaku berduaan dengan pacarnya sedang makan nasi uduk langsung ditangkap,” beber AKP Bagus, Senin (7/10/2019) sore.

Selama perjalanan menuju Mako Polsek Cimanggis, AKP Bagus menerangkan,
menurut keterangan Pelaku, bahwasannya pelaku mengaku kesal dan cemburu terhadap korban yang secara diam-diam ada main dengan pacarnya.

“Sama pelaku pernah kepergok, pacarnya jalan berdua dengan korban. Karena, pelaku tidak mau pacaranya diambil. Korban sempat ditegur,” ucap AKP Bagus.

Puncaknya, korban merasa tidak terima, sekitar pukul 03.00 wib, Korban1 mendatangi kos pelaku yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Koban sanbill membawa kayu mengancam pelaku.

“Terjadi cekcok antara pelaku dan korban, saat itu korban tengah dalam keadaan marah membawa kayu. Pelaku yang merasa terpojok jaga-jaga mengambil pisau sangkur. Karena sudah emosi, langsung menusuk sekali dada bagian kiri korban dan menyembur darah,” Terang AKP Bagus.

Setelah itu dalam kondisi keadaan terluka, korban berjalan kurang lebih sekitar 100 meter, dia sempat duduk di TKP, tapi lantas tak berdaya, korban meninggal.

“Pelaku sempat mencari-cari korban. Namun, karena tidak ketemu. Sang pacar saat itu ada di kostan mengajak pelaku untuk ke rumahnya daerah Lenteng Agung. Pelaku tidak tahu akibat ulahnya korban meninggal akibat kehabisan darah yang terus keluar dari dada bagian kiri akibat tusukan sangkur pelaku,” tutur AKP Bagus.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku yang hanya mengecap pendidikan SMP dikenakan Pasal berlapis.

“Pelaku dikenakan tindak pidana kejahatan terhadap jiwa orang dan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 jo 338 subs 351 (3) KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tutup AKP Bagus.

Menurut Kaplolsek Cimanggis, Pacar si Pelaku baru ditetapkan sebagai Saksi, sedangkan barang bukti yang disita dari tangan Pelaku berupa tas hitam berisi sebilah pisau.

@Redaksi

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.