oleh

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani Hadiri Musda MUI

TANGGAMUS, buserkriminal.com – Hj.Dewi Handajani menghabuserkriminaln Musyawarah Daerah Ke V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus Tahun 2020 di Aula Hotel 21, Kecamatan Gisting, Kamis (06/02/20).

Hadir dalam kegiatan tersebut
Wakil Bupati Hi. A.M. Syafi’i, Wakil Ketua Umum MUI Prov. Lampung KH. Dimyati Amin, beserta jajaran diantaranya Hi.M. Faizin, Hi. Suryani. M.Nur, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Kapolres yang diwakili Kabagren Kompol Yudi Taba, Kajari yang diwakili Kasubagmin Syakban Zakaria, Ketua MUI Kabupaten Tanggamus KH. Ma’mun Siraj, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus Hi. Murdi Amin, Ketua NU Tanggamus KH. Samsul Hadi, Ketua FKUB Tanggamus
Ismail, Staf Ahli Bupati Firman Rani, Camat dan Kepala KUA se Kabupaten Tanggamus, serta para Pimpinan Pondok Pesantren.

Wakil Ketua MUI KH. Dimyati Amin, dalam sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan Musda ke V kepada MUI Kabupaten Tanggamus.

“Mudah-mudahan Musda ini berjalan sesuai dengan harapan dan juga menghasilkan suatu keputusan yang tepat dan juga sesuai dengan harapan kita semua,” kata KH. Dimyati.

Beliau juga berharap agar kedepan Pemerintah dapat lebih memperhatikan MUI, sehingga dapat menjadikan MUI sebagai sponsor yang besar bagi semua pihak.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan bahwa momentum Musda sangat penting dan memiliki nilai strategis untuk memantapkan program kerja organisasi, agar senantiasa berjalan lebih baik dan mampu menghadapi tantangan dan hambatan dimasa-masa yang akan datang.

“Musda ini juga sebagai sarana evaluasi dan perbaikan, guna mewujudkan struktur yang kokoh dan terpercaya menuju pembangunan spiritual, guna mewujudkan Kabupaten Tanggamus yang lebih agamis, religius dan bermartabat, sesuai dengan tuntunan agama,” kata Bupati.

Bupati juga berharap ulama dan umaroh senantiasa bersatu, bersinergi, mengusahakan kehidupan di daerah yang harmonis, religius dan sejahtera.

“Ulama tidak saja berdiri di garis terdepan dalam mengokohkan sendi-sendi moral, etika dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara. Lebih dari itu diharapkan ulama mampu mencerdaskan umat dengan ajaran nilai-nilai Islam.”

“Dikalangan intern umat Islam sendiri tidak luput dari sedikit banyak gejala perpecahan ataupun konflik. Bahwasannya Islam sebagai ajaran pun terdapat beragam perbedaan. Tanpa alat pemersatu, niscaya Islam akan tercerai berai. Untuk itu, MUI mesti menjadi wadah ukhuwah Islamiyah yang sesungguhnya,” harap Bupati.

“Kepada kepengurusan MUI yang baru nantinya, agar bisa bekerjasama dalam menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, penuh pengabdian dan dapat pula membangun kebersamaan seluruh unsur organisasi masyarakat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan semua elemen masyarakat  Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (pon)

Komentar

News Feed