Beranda Berita Terbaru Dalam Keadaan Tangan Diborgol, Idrus Marham Tetap Nyoblos

Dalam Keadaan Tangan Diborgol, Idrus Marham Tetap Nyoblos

0
BERBAGI

JAKARTA – Terdakwa perkara suap proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 ini. Meski mencoblos dengan tangan diborgol, Idrus mengaku tidak masalah.

“Kami datang, enggak masalah walau diborgol. Kami ingin menggunakan hak pilih kita,” ujar Idrus di Rutan KPK, Rabu, 17 April 2019.

Menurut Idrus, penting untuk memberikan hak pilih. Sebab, satu suara sangat berharga bagi masa depan bangsa dan negara.

“Meskipun satu suara, penting bagi masa depan negara,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Idrus menggunakan kemeja putih lengan pendek dibalut rompi oranye. Dia datang sekitar pukul 11.11 WIB bersama tahanan lainnya, termasuk tersangka kasus dugaan suap Bowo Sidik Pangarso.

Pencoblosan di Rutan KPK dimulai sekitar pukul 11.35 WIB. KPK memfasilitasi 63 tahanan untuk menggunakan hak pilihnya.

Sebelumnya KPK telah berkoordinasi dengan panitia TPS 012 Guntur untuk pencoblosan. Sebanyak 63 tahanan berasal dari tiga cabang rutan, yaknin gedung lama C1, belakang gedung Merah Putih di K4, dan Rutan Guntur.

“Jadi untuk penegasan semua tahanan KPK memilih di lokasi Gedung ?Merah Putih di TPS 12 yang disetujui oleh KPU. Disebut TPS 12 Guntur Rutan Merah Putih karena cabang dari TPS 12 Guntur,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 15 April 2019.

Sementara itu, sebanyak 104 tahanan lainnya yang dititipkan di luar Rutan KPK, akan mencoblos di wilayah masing-masing. Beberapa tahanan dititipkan di sejumlah rutan di wilayah Polda Metro Jaya.

“?Tahanan KPK seluruhnya saat ini termasuk titipan di luar rutan KPK sebanyak 167 orang, 104 titipan, dan 63 di Rutan KPK,” jelas Saut.@net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.