Beranda Berita Terbaru Dalam Waktu Enam Jam, Tim SAR Bersama Polres Bangli Berhasil Temukan Korban...

Dalam Waktu Enam Jam, Tim SAR Bersama Polres Bangli Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Danau Batur

0

BANGLI, buserkriminal.com – Setelah melakukan pencarian selama hampir Enam jam pihak Kepolisian melalui Satuan Polair Polres Bangli bersama Instansi Terkait dan masyarakat berhasil temukan korban tenggelam di Danau Batur Kintamani, Selasa (20/8).

Korban I Wayan Lantara (37) merupakan warga Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli yang berfrofesi sebagai nelayan diketahui hilang pada pukul 08.00 Wita oleh Ayah korban.

Menurut penuturan ayah korban I Nengah Arta, korban berangkat memasang jaring di tengah danau setiap harinya dan biasanya kembali pukul 07.00 Wita namun hingga pukul 08.00 Wita korban tak kunjung pulang sehingga istri korban Ni Wayan Sunadi memintanya untuk menyambangi korban di danau.

Namun naas setibanya ayah korban di Danau dirinya hanya melihat perahu namun korban tidak ada di dalam perahunya, setelah melakukan pencarian beberapa saat namun tidak ditemukan, ayah korban melaporkan kepada Kepala Dusun I Wayan Suatika dan memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Polisi Perairan Polres Bangli.

Kasat Pol Air AKP I Dewa Made Rencana menuturkan setelah menerima laporan tersebut dirinya bersama Kapolsek Kintamani Kompol I Made Raka Sugita, SH.,MH., dan Danramil Kintamani serta Panit Sabhara IPTU. Wayan Sersan bersama anggota langsung menuju ke TKP dan melakukan pencarian.

“Setelah melakukan pencarian kurang lebih selama hampir enam jam kami baru berhasil menemukan jenasah korban dalam keadaan meninggal dunia dan langsung kami bawa ke Puskesmas Kintamani, “,Ujar Dewa Rencana.

Menurut Kapolsek Kintamani Kompol I Made Raka Sugita, SH.,M.H., mengatakan setelah di Visum luar oleh pihak Puskesmas Kintamani dan Identifikasi Polres Bangli tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Dari hasi pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, namun keluarga korban sepakat untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban, serta sudah dibuatkan surat pernyataan”,Ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan dugaan sementara korban tercebur ke Danau pada saat memasang jaring ikan, dan korban memakai sepatu boot sehingga sulit untuk berenang.

Untuk sekarang jenasah korban telah dipulangkan ke keluarga korban untuk prosesi adat penguburan.@humas

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.