Beranda Berita Terbaru Dr.Yudi Krismen SH.MH: Hutang Piutang Ranah Hukumnya adalah Perdata

Dr.Yudi Krismen SH.MH: Hutang Piutang Ranah Hukumnya adalah Perdata

0

RIAU, buserkriminal.com – Zurnely(40) ditangkap Jajaran Polsek Bagan Sinembah Rokan Hilir atas laporan Ida Harahap Dengan Nomor Laporan lp/29/IV//2018/riau/res rokan hilir/sek bagan sinembah.

Permasalahan antara Zurnely dengan Ida Harahap berawal pada tahun 2009 lalu. Dimana pada waktu itu Eka Saputra suami Zurnely meminjam uang kepada Ida Harahap sebanyak 20 juta Rupiah. Peminjaman uang ini dibuktikan dengan kwitansi tanda terima uang dari Ida Harahap kepada Eka Saputra yang di saksikan Zurnely.

 Eka Saputra membayar Hutang tersebut dengan mencicil setiap bulan senilai 2 juta Rupiah. Dan sudah dibayarkan sebayak 10 Bulan oleh yang bersangkutan kepada Ida Harahap. Menurut keterangan Zurnely, Eka 0Saputra setiap membayar membubuhkan tanda tangan dibuku hutang milik Ida Harahap.

Pada 24 April 2018 Ida Harahap membuat laporan polisi dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan zurnely. Sementara yang terlapor semenjak 2011 telah bercerai dengan Eka Saputra. Menyikapi dan menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Bagan Sinembah pada tanggal 26/4 lalu lansung melakukan penangkapan terhadap Zurnely di Pekanbaru.

Kapolsek Senembah Rohil Kompol Vera Taurensa saat dikonfirmasi Eman Melayu Kontributor BeritaSumbar Wilayah Riau membenarkan penangkapan ini. Pelapor ada bukti bahwa uangnya di titipkan kepada terlapor,penyidik juga tidak sembarangan menangkap orang, tentunya sudah melalui serangkaian pemeriksaan,meskipun begitu coba tanya kan ke kanit saya ” jelas nya melalui seluler (29/4 lalu).

Sementara itu kanit reskrim Polsek Bagan Sinembah Iptu Amru Abdullah Saat di konfirmasi melalui seluler pada (30-04-2018) menyatakan ‘ itu bukan ranah utang piutang, karna ada nama Zurnely di kwitansi,Zurnely tidak bisa buktikan secara outentik bukti pembayaran, dan mantan suaminya saat ini masuk daftar pencarian orang,’tegasnya.

Dr.Yudi Krismen SH.MH, seorang pengamat hukum di Pekanbaru saat diminta tanggapan akan kasus ini mengatakan bahwa urusan hutang piutang merupakan ranah perdata bukan pidana.Apalagi ada pengakuan hutang dan pernyataan diangsur.

Perbuatan perdata tidaklah bisa dipidanakan. Apalagi Perbuatan pinjam meminjam antara Ida Harahap dengan Eka Saputra tidak bisa begitu saja dialihkan pertanggung jawaban pidananya kepada Zurnely (walaupun seketika itu Zurneli masih istri sah Eka Saputra) karena status Zurnely hanya sebagai saksi diperjanjian hutang tersebut.

Dalam pasal 11 uu no.12 tahun 2005. Tentang ratifikasi iccpr menyatakan bahwa segala sesuatu yang timbul akibat perjanjian dan karena ketidak sanggupan membayarnya tidak bisa dipidanakan” paparnya”.tegasnya (eman)

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.