Februari Tahun 2022, Pedagang di Pasar Darurat Pindah ke Pasar Pasalaran

  • Bagikan

Cirebon, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra melalui Kepala Bidang Pelaku dan Sarana Distribusi, Anthony mengatakan, bahwa pembangunan Pasar Pasalaran, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, ditargetkan selesai pada tahun 2021 ini. Saat ini, pihaknya tengah melakukan validasi data para pedagang yang tengah berjualan di pasar darurat. Usai melakukan validasi data para pedagang pihaknya akan melakukan pengundian tempat yang telah dibagi menjadi dua zona, yakni basah dan kering. 

 

“Karena disana ada Kios/Los yang berada di atas tingkat dua. Jadi otomatis kita akan bagi dua zona kering dan basah, dan itu dilaksanakan setelah data benar benar valid semua,” ujar Anthony ketika ditemui di kantor Disperdagin Kabupaten Cirebon, Kamis (23/12/2021).

 

 

Anthony memastikan, pada akhir Januari atau awal Februari 2022 para pedagang pasar darurat yang telah terdaftar dapat berjualan di pasar tersebut.

 

“Insyaallah pada akhir januari maupun awal Februari 2022 kita (pedagang) sudah pindah kesana semua,” katanya.

 

Dalam catatannya, sebanyak 1.350 para pedagang yang tengah berjualan di pasar darurat tersebut. Dari jumlah itu, sudah termasuk pedang yang telah terdaftar maupun belum terdaftar. Namun Anthony mengatakan, bahwa Pasar Pasalaran hanya menampung sebanyak 980 pedagang. Ia pun menjelaskan, karena pasar tersebut memiliki sebanyak 332 Kios dan 648 Los.

 

“Kami utamakan pedagang yang sudah terdaftar di kami kalau (pedagang) yang belum terdaftar, kita akan pikirkan seperti apa. Karena kita juga melihat potensi atau exiting yang ada di pasar tersebut. Kita masih menampung atau tidak, nanti kita akan pikirkan,” tegasnya.(@dedi/mu’min)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.