oleh

Informasi Update Kasus Covid – 19 Bangka Belitung

BANGKA BELITUNG – Berikut disampaikan update_ kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa 12 Januari 2021,melalui Rilis yang di sampaikan oleh Andi Budi Prayitno(ABP) Jubir Satgas penanganan Covid 19 Provinsi Babel kepada Awak Media Rabu 13.01.2021.

pasien yang selesai isolasi & bebas Covid-19 sebanyak 2411 (bertambah 37) sedangkan yang Meninggal dunia Covid-19 53 Dalam isolasi/perawatan : 668 (bertambah 36 – berkurang 37)
-Kumulatif kasus konfirmasi : 3132 (bertambah 36).

Dengan detail sebaran
Pangkalpinang : 1201 (bertambah 17) Bangka 896 (bertambah 3)
– Bangka Tengah : 452 (bertambah 3)
Bangka Barat : 171 (bertambah 6)
– Bangka Selatan : 61 (bertambah 3)
Belitung : 298 (bertambah 4)
Belitung Timur : 53.

INFORMASI TENTANG ORANG YANG SELESAI ISOLASI DAN KARANTINA SERTA DINYATAKAN BEBAS DARI COVID-19

Disampaikan bahwa 37 (tiga puluh tujuh) orang selesai menjalani isolasi dan karantina serta dinyatakan bebas dari Covid-19 yaitu:

– Kota Pangkalpinang : 10
-Kabupaten Bangka : 6
– Kabupaten Bangka Tengah:2
– Kabupaten Bangka Barat: 16
– Kabupaten Bangka selatan : 1
– Kabupaten Belitung :2

INFORMASI TENTANG ORANG YANG MENINGGAL DUNIA COVID-19

Disampaikan bahwa, setelah kemarin 1 (satu) orang yang terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di Kabupaten Bangka Barat, hari ini tidak ada orang terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia.

Dengan demikian, tingkat _”kematian”_ orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi berjumlah 53 (lima puluh tiga) orang atau berada di angka 1,69%*.

Dalam 1 bulan terakhir kematian orang baik kategori _probable_ dan terutama suspek Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan, dan hal ini sudah pasti menjadi keprihatinan kita dan kondisinya bisa dibilang sangat mengkhawatirkan, karenanya sudah sepatutnya situasi ini menjadi perhatian kita sekaligus menegaskan bahwa Covid-19 nyata dan berisiko membawa kepada kematian, apalagi jika orang yang terkonfirmasi Covid-19 memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi berbagai anjuran tentang penerapan protokol kesehatan. Tidak hanya pada penerapan 3M, tetapi juga hal lainnya dalam penanganan Covid-19 termasuk dalam pemulasaran jenazah pasien yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

Bahwa orang atau pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai dengan pemakaman menjadi tanggung jawab Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Satgas Covid-19 serta harus ditangani sesuai dengan Protokol Kesehatan. Hal ini dilakukan demi menghindari penularan yang lebih masif dan penyebaran virus kepada lebih banyak orang.

Untuk itu Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan kepada masyarakat dan meminta pengertian kepada pihak keluarga pasien meninggal dunia akibat Covid-19 untuk mengikuti prosedur yang ada, sembari mengikhlaskan keluarga yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 demi keselamatan dan kebaikan bersama. Jangan sampai kejadian penolakan keluarga atau sebagian warga dalam proses pemakaman sesuai prosedur standar (SOP) pemulasaran jenazah Covid-19 kembali terulang. Dan hal ini selain melanggar atau menyalahi prosedur pemulasaran jenazah Covid-19, juga bisa berdampak buruk yakni terpaparnya warga masyarakat yang tentu saja tidak kita harapkan dan kehendaki bersama.

INFORMASI TENTANG ORANG YANG TERKONFIRMASI COVID-19
Disampaikan bahwa 36 (tiga puluh enam) orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, yaitu:
– Kota Pangkalpinang 17
– Kabupaten Bangka 3
– Kabupaten Bangka Tengah 3
– Kabupaten Bangka Barat 6
– Kabupaten Bangka Selatan 3
– Kabupaten Belitung 4

Berkait data berikut identitas orang yang terkonfirmasi Covid-19, sebagaimana orang yang selesai menjalani isolasi dan karantina serta dinyatakan bebas dari Covid-19 dan orang yang meninggal dunia Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rilis resminya hanya menyampaikan informasi umum berdasarkan wilayah sebaran kasus (kota/kabupaten). Untuk detail dan informasi spesifik termasuk riwayat terpapar disampaikan oleh atau melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kota/Kabupaten.

INFORMASI TENTANG SITUASI DAN PERKEMBANGAN DI WISMA ISOLASI & KARANTINA COVID-19
*1. BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Kapasitas Kamar : 45
– Jumlah Penghuni : 42
– Sisa Kamar Tersedia : 3
*2. Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Kapasitas Kamar : 45
– Jumlah Penghuni : 45
– Sisa Kamar Tersedia : 0 (penuh)
*3. Rumah Isolasi/Karantina Bangka Tengah
– Kapasitas Kamar : 28
– Jumlah Penghuni : 25
– Sisa Kamar Tersedia : 8

Ketersediaan kamar bergantung pada kondisi pasien berdasarkan kriteria tertentu, seperti yang memerlukan pendampingan, misal balita, anak, lansia, dan sebagainya
*4. Swaisolasi/Isolasi Mandiri (dalam Pemantauan dan Pengawasan)
– Sedang Isolasi Mandiri : 123
– Selesai Isolasi Mandiri : 260

Dengan 37 (tiga puluh tujuh) orang hari ini yang selesai menjalani isolasi, maka persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan dengan kemarin mengalami sedikit peningkatan yakni berada di angka 76,98%.

Sementara penambahan 36 (tiga puluh enam) orang yang terpapar Covid-19 hari ini dan 1 (satu) orang yang meninggal dunia Covid-19 kemarin kian menambah panjang daftar orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan hal ini sudah barang tentu menjadi keprihatinan kita semua sekaligus juga menjadi catatan khusus yang kian mengafirmasi bahwa penyebaran dan penularan virus Corona masih terus terjadi, belum berakhir dan wabah ini ada di sekitar kita

Apalagi dengan munculnya _klaster perkantoran_, _klaster fasilitas kesehatan_, _klaster keluarga_ dan _klaster perumahan_, serta _klaster perkebunan_, _klaster pesantren_, _klaster perkumpulan_, _klaster panti asuhan_, dan _klaster kampung_ dalam kasus terakhir.

Oleh karenanya hal tersebut harus menjadi perhatian kita untuk tetap meningkatkan kewaspadaan diri dan tidak lengah khususnya terkait beberapa kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terakhir yang menunjukkan fakta yang tak bisa dimungkiri yakni selain terpaparnya pelaku perjalanan baik untuk kepentingan dinas maupun umum yaitu orang yang melakukan perjalanan ke luar daerah atau dari luar daerah terutama dari daerah terjangkit apalagi episentrum Covid-19 _(imported case)_, juga telah terjadi transmisi lokal _(local transmission)_ yang sangat massif, dan hal ini tak bisa dianggap sebagai persoalan sepele apalagi diremehkan

Sepatutnya hal ini justeru menjadi “warning” bagi kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak terkecuali bagi Pemerintah Kabupaten/Kota untuk lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama _”screening”_ atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19 dengan secara agresif melakukan _contact tracing_ atau pelacakan dan penelusuran kontak yakni pengidentifikasian dan proses pencarian terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat atau memiliki riwayat kontak dekat dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19 dan berpotensi tinggi atau memiliki risiko terpapar Covid-19.

INFORMASI TENTANG PENGENDALIAN COVID-19 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Sebagaimana disampaikan di atas, bahwa *tingkat pulih atau bebas dari Covid-19 dan selesai isolasi orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini Selasa 12 Januari 2021 mesti sedikit namun mengalami kenaikan yakni 76,98%,dan dengan demikian *orang yang masih atau sedang dalam perawatan dan penanganan dibandingkan dengan kemarin maka hari ini turun sedikit yakni 21,33%

Tercatat sejak 10 Januari 2021 kasus konfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyentuh angka 3005 (tiga ribu lima) orang yang terkonfirmasi Covid-19, dan dalam 1 (satu) minggu terakhir orang yang terpapar dan dinyatakan Positif Covid-19 yaitu 524 (lima ratus dua puluh empat) orang

Kondisi tersebut menjadikan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pekan ini, sebagaimana pekan sebelumnya, berada dalam peta zona risiko _oranye (risiko sedang) dengan sebaran:

Zona Merah (Risiko Tinggi)
– Kota Pangkalpinang
Zona Oranye (Risiko Sedang)
– Kabupaten Bangka Barat
– Kabupaten Bangka Selatan
– Kabupaten Bangka
– Kabupaten Bangka Tengah
– Kabupaten Belitung
Zona Kuning (Risiko Rendah)
– Kabupaten Belitung Timur

Kenaikan Kasus Tertinggi:
– Kabupaten Belitung Timur 30,0%
– Kabupaten Bangka Barat 20,0%
– Kota Pangkalpinang 16,2%
– Kabupaten Bangka Tengah 8,2%

Angka Kematian Tertinggi (Per 100.000 Penduduk)
1. Kota Pangkalpinang : 7,43 kasus
2. Kabupaten Belitung : 5,76 kasus
3. Kabupaten Bangka Tengah : 2,14 kasus

Peningkatan jumlah kasus sebesar 21,1% yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam 1 pekan terakhir ini, dimana 37,6% kasus Covid-19 berasal dari Kota Pangkalpinang, menandai bahwa kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam 5 bulan terakhir terus mengalami lonjakan orang yang terinfeksi atau terpapar Covid-19.

Mari kita bersama-sama melangkah melewati ambang tahun yang baru ini dengan penuh semangat dan harapan, termasuk mendukung penanganan Covid-19 pada 2021 melalui program vaksinasi Covid-19, untuk Indonesia yang sehat dan kuat, sebagai upaya penanganan Covid-19 yang berkelanjutan Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit(ABP Jubir Satgas Covid 19 Babel/ Zen Adebi)

Komentar

News Feed