Beranda Berita Terbaru Inilah Kronologi Penangkapan Kurir Dana Asing Rp 90 Miliar

Inilah Kronologi Penangkapan Kurir Dana Asing Rp 90 Miliar

0
Polisi menangkap dua orang kurir membawa dana asing sebanyak Rp42 miliar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membeberkan kronologi penangkapan enam kurir dana asing senilai Rp90 miliar dari Singapura, Jumat, 12 April 2019 pukul 21.00 WIB. Penangkapan itu dilakukan bersama Bea Cukai.

“Mulanya ada informasi bahwa ada barang masuk berupa koper yang dibawa oleh enam orang dari Singapura pada malam hari. Enggak tahu informasi dari mana, pokoknya informasi masuk kemudian kita kerja sama dengan Bea Cukai untuk melakukan penangkapan,” kata Argo di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 14 April 2019.

Polisi dan Bea Cukai, lanjut Argo, menanti kedatangan enam orang kurir itu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kemudian, kedua pihak bersama-sama menggeledah pelaku.

“Setelah kita lakukan penggeledahan ternyata berisi uang asing, ada mata uang yen, dolar Singapura, rial, dolar Selandia Baru. Keseluruhan itu kalau kita kurs kan sekitar Rp90 miliar,”beber Argo.

Setelah penangkapan, Argo mengaku pihaknya langsung membawa pelaku ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk diinterogasi. Pada saat penyelidikan, kata dia, para pelaku mengaku merupakan pegawai money changer.

“Sampai saat ini belum ada membuktikan bahwa uang itu dari mana. Menurut yang bersangkutan uang itu dibeli di luar negeri. Tapi, kita kan sebagai penyidik perlu mempertanyakan dengan adanya uang sejumlah besar itu masuk ke Indonesia. Buktinya mana kalau membeli dari luar negeri, sampai saat ini belum bisa membuktikan,” pungkas Argo.

Meski tak koorperatif, Argo mengatakan akan selalu menyelidiki sumber uang tersebut. “Intinya bahwa sampai sekarang belum bisa membuktikan. Tapi, kita selidiki terus,” ujar dia.
Ketika ditanya apakah penangkapan ini berkaitan dengan penyitaan dokumen PT Telkom pada Kamis, 11 April 2019, Argo memastikan tidak berkaitan. Untuk diketahui, gedung merah putih itu digeledah karena ada temuan transaksi mencurigakan dari luar negeri.

“Enggak ada kaitannya,” imbuh Argo.
Sejumlah kurir yang membawa uang asing Rp90 miliar itu yakni Yunanto, Edy Gunawan, Gofur, Giono, Kevin dan Yudi. Yunanto dan Edi Gunawan membawa Rp42,050 miliar, Gofur Rp17,4 miliar, Giono Rp12 miliar, Kevin dan Yudi Rp18 miliar.

Uang ekuivalen Rp90 miliar itu terdapat dalam beberapa jenis mata uang asing. Uang ini meliputi 10 juta yen, 90 juta won, 45 ribu rial, 100 ribu dolar Selandia Baru, dan 3.677.000 dolar Singapura. Uang asing ini disebutkan milik PT Solusi Mega Artha.@net*

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.