Beranda Khatulistiwa Kapolres Pesawaran Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2018”

Kapolres Pesawaran Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2018”

30
0
BERBAGI

PESAWARAN, buserkriminal.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro SIk SH memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi “LILIN 2018” di Lapangan Mapolres, Jumat (21/12).

Dalam apel tersebut dihadiri Wakapolres Pesawaran Kompol Handak Prakarsa Qolbi ST MH, para Pejabat utama Polres Pesawaran, Dadenpomal Lampung, Danki Yon 7 BS Marinir Piabung, Kapolsek Jajaran Polres Pesawaran, Asisten I Pemkab pesawaran Drs Syuku, Kepala Dinas Kab pesawaran, Kasat Pol PP Kepala BPN, Kepala Basarnas, Kepala Senkom, dan Kadis Perhubungan.

Adapun Peserta Upacara terdiri dari 1 Pleton Pama Polres Pesawaran, 1 Pleton Sat Lantas, 1 pleton Sabhara, 1 Pleton Gabungan Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, 1 Pleton Pomal, 1 Pleton TNI AD, 1 Pleton marinir, 1 Pleton Kesehatan, 1 Pleton Pol PP, 1 Pleton Dishub, dan 1 Pleton Basarnas.

Kapolres Pesawaran dalam sambutannya membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian Ph.D, puji dan syukur kita ucapkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karun pada hari ini kita dapat melaksanakan Apel Gelar Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2018 dalam suasana yang penuh dengan semangat kebersamaan.

Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan personel, melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan, serta guna memperkuat
soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Ditambahkannya, sebagaimana kita ketahui situasi menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun merupakan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, karena diringi pula dengan penetapan libur nasional. Realitas ini memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan bermasyarakat, seperti terjadinya peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, mobilitas moda transportasi, serta peningkatan demand terhadap kebutuhan pokok khususnya bahan pangan. Kondisi ini memunculkan potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian kita bersama.

Oleh karena itu, seluruh pemangku kepenting melakukan konsolidasi bersama sembari mengecek kesiap pengamanan, serta menyamakan persepsi, agar pengamanan dapat berjalan dengan lancar. Soliditas dan sinergis baik di antara para pemangku kepentingan, menjadi salah satu kunci utama yang harus senantiasa dipelihara dan ditingkatkan. Dalam kaitan tersebut, Polri bersama segenap jajaran TNI dan stakeholders terkait lainnya, menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Lilin 2018”, yang melibatkan 167.783 personel pengamanan. Operasi kepolisian terpusat ini dilaksanakan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2018 sampai dengan 1 Januari 2019, kecuali pada 13 Polda PrioritasIyakni Sumut, Lampung, Banten, Metro Jaya, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Sulut, Maluku, NTT, dan Papua, dimana kegiatan operasi akan digelar selama 12 hari terhitung sejak 21 Desember 2018.

Menurut Kapolres dalam sambutannya, Polri telah menginventarisir beberapa potensi kerawanan diantaranya kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, potensi aksi terorisme, sweeping Ormas dan aksi intoleransi, kecelakaan moda transportasi baik darat, laut, maupun udara, ketersediaan dan stabilitas harga pangan, kemacetan, serta kecelakaan lalu lintas.

Peningkatan intensitas kegiatan masyarakat memunculkan potensi meningkatnya kejahatan konvensional seperti begal, premanisme, maupun aksi street crimes seperti pencurian, pencopetan, dan sebagainya. Upaya cipta
seperti Operasi Zebra dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran kejahatan jalanan, premanisme, penyakit masyarakat, miras, dan petasan telah dilaksanakan.

Namun demikian, keberadaan pos-pos pengamanan dan pelayanan tetap harus dilakukan. Di samping itu pula, penegakan aturan terkait tempat hiburan dan penjualan minuman beralkohol perlu dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah setempat. Terkait dengan aksi terorisme, peran Satgas Anti Teror Polda jajaran perlu untuk ditingkatkan. Upaya-upaya preemtive strike terhadap seluruh jaringan pelaku teror perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi terorisme. Selain itu, guna meningkatkan keamanan personel di lapangan, perlu diterapkan buddy system dan peningkatan kewaspadaan personel.

Terhadap potensi aksi sweeping oleh Ormas tertentu, perlu dilakukan imbauan kepada para tokoh Ormas agar tidak melakukan upaya sweeping, melainkan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Selanjutnya, petugas kepolisian yang menerima laporan segera merespon sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Demikian pula dalam menjaga dan mencegah terjadinya kecelakaan moda transportasi baik di darat, laut, dan udara Saya berharap, jajaran kepolisian dan stakeholders terkait melaksanakan upaya proaktif, guna menjamin terwujudnya transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Sedangkan dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan yang banyak dipengaruhi oleh kelancaran suplai dan distribusi.

“Saya menekankan agar seluruh jajaran terus melakukan kegiatan pendampingan dan operasi pasar secara bersama dengan seluruh instansi terkait. Jika perlu, lakukan penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku
penimbunan, monopoli, dan mafia pangan secara tepat, yang tidak menimbulkan dampak kontra produktif,” tegasnya.

Dalam sambutan terakhirnya Kapolres Pesawaran berharap terkait dengan kelancaran arus mudik dan arus balik, dengan telah terbangunnya jalan tol di sepanjang Pulau Jawa, maka potensi kemacetan dan kecelakaan dalam pengamanan Operasi Lilin 2018 kali ini, cenderung lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini jangan membuat kita lengah, untuk itu lakukan monitoring dan pengamanan pada titik rawan kemacetan dan kecelakaan yang telah dipetakan, serta laksanakan manajemen dan rekayasa arus lalu lintas yang tepat.

“Sebelum menutup amanat ini, saya mengucap kasih kepada seluruh personel Polri, jajaran TNI, pemerintan daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya, yang selama ini telah bekerja dengan sungguh-sungguh dalam memelihara stabilitas Kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.

“Saya berharap, kerjasama dan sinergisitas yang sudah terjalin dengan baik ini, dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Demikian amanat saya, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Usai kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama instansi samping dan steak holder terkait serta kegiatan tersebut berjalan lancar, aman, dan kondusif. o SHELLA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.