Karanganyar Jadi Role Model Program Binmas Operasi Rasaka Cartenz 2022

  • Bagikan

KARANGANYAR – Kabupaten Karanganyar dipercaya menjadi wilayah pertama untuk program pelatihan operasi Rasaka Cartenz 2022 yang akan digelar oleh jajaran dari Mabes Polri selama sebulan, sebagai pengganti operasi Nemangkawi.

Pelatihan sendiri nantinya bakal dilakukan salah satu perusahaan Ayam Petelur di Desa Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar dan dibuka langsung oleh Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, bersama dengan perwakilan pejabat dari Polda Jawa Tengah dan jajaran dari Forkopimda Kabupaten Karanganyar baik Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla bersama dengan Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung W.

Dalam sambutannya, Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, mengungkapkan, bahwa pelatihan tersebut nantinya akan diikuti oleh perwakilan dari warga papua yang akan belajar untuk berlatih mengembangkan peternakan ayam petelur. Dengan harapan agar nantinya mereka bisa mengembangkan peternakan tersebut di wilayah papua.

“Tanah papua itu sangat kaya, sehingga sangat berpotensi dalam pelaksanaan pertanian, serta peternakan yang unggul,” kata Kakorbinmas.

Diungkapkan Kakorbinmas, pelatihan yang digelar di Kabupaten Karanganyar tersebut merupakan latihan gelombang pertama dalam operasi Rasaka Cartenz 2022. Dimana dalam pelatihan tersebut, nantinya ada empat pelatihan diantaranya yakni peternakan ayam, peternakan sapi, peternakan babi, dan pertanian jagung.

“Begitu nanti selesai dari pelatihan ini, teman – teman papua nanti bisa memberikan edukasi atau pelatihan yang sama kepada warga lainnya yang ada di Papua. Dengan harapan agar perekonomian di Papua nanti semakin berkembang,” jelas Suwondo.

Dalam pelatihan tersebut, lebih jauh Suwondo mengatakan, pesan dari Kapolri bahwa Kabupaten Karanganyar ini menjadi kabupaten sebagai Role Model. Karena dalam pelaksanaannya, warga Papua itu nanti akan bisa langsung mempraktekan apa yang dipelajari baik dari bidang peternakan maupun pertanian.

“Praktekan langsung dan nanti bisa untuk dapat mengaplikasikan di wilayah Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, melalui Asisten 1 Bidang Kesra Kabupaten Karanganyar Rusmanto, mengaku pihaknya pemerintah kabupaten Karanganyar sangat berterimakasih kepada jajaran dari Mabes Polri yang sudah mempercayakan karanganyar sebagai salah satu lokasi atau tempat Role model untuk pelatihan program Operasi Rasaka Cartenz 2022.

“Kami harapkan saudara – saudara yang dari Papua, jangan takut dan jangan ragu untuk bertanya jika nanti ada kesulitan selama pelatihan. Dan semoga nanti ilmu yang didapat dari Karanganyar ini bisa untuk mengembangkan perekonomian warga Papua,” singkatnya.(@dedi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.