Beranda Kriminal Kelakuan Pelaku Asal Alaor NTT, Nekad Maling Handphone di Ciduk Polisi

Kelakuan Pelaku Asal Alaor NTT, Nekad Maling Handphone di Ciduk Polisi

0

KLUNGKUNG, buserkriminal.com – Kelakuan Pelaku Asal Alor NTT Sangat Tak Patut ditiru. Tim Reskrim Polsek Nusa Penida mengamankan spesialis pelaku pencurian handpone pada dua TKP, di Banjar Kangin Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, pada Selasa (18/6) lalu, pukul 04.00 Wita.

Pelakunya, Abdianus (26) Asal Alor NTT, ditangkap dekat Hotel D Nusa oleh dua saksi korban, yakni I Komang Alit (24) warga Banjar Dungkap, Desa Batukandik dan I Gede Artha Sumadi (17) dari Banjar Kutampi, Desa Kutampi Kaler, kemudian diserahkan ke Polsek Nusa Penida.

Atas Seizin Kapolres Klungkung, AKBP I Komang Sudana, S.H. S.I.K. Kapolsek Nusa Penida perintahkan anggotanya melakukan pemeriksaan terhadap Pelaku yang mengambil barang bukan hak miliknya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku bersama tiga buah barang bukti handphone diamankan di Mapolsek Nusa Penida, dengan disangkakan Pasal 363 ayat 1 ke 3e Jo Pasal 65 KUHP.

Sumber kepolisian mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari Ni Komang Suliasih (24) asal Desa Batukandik, pada Selasa waktu subuh terjaga dari tidur karena mendengar suara pintu terdorong cukup keras. Saat dilihat ada seorang dengan ciri-ciri rambut kriting muka hitam mengenakan baju lengan panjang berdiri tepat didepan pintu.

Beberapa saat kemudian orang tersenut pergi, mengetahui hal itu saksi lalu membangunkan suaminya yang bernama Komang Alit, dan menceritakan apa yang barusan dilihat. Selanjutnya bersama-sama mencari orang tersebut namun tidak ketemu.

” Saat kembali, hp nya sudah tidak ada. Akhirnya keduanya kembali mencari keberadaan orang tersebut, ” ujar sumber.

Tak lama pencarian, pelaku dengan ciri-ciri yang diceritakan akhirnya ditemukan tepat dipinggir pantai dekat hotel D Nusa. Takut buruannya kabur korban kemudian mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya. Selanjutnya pelaku diajak ketepi pantai yang kebetulan korban Artha Sumadi dan Komang Agus Suartawan (39) juga berada di sana, dan ikut menanyakan handpone miliknya yang hilang.

” Saat ditanya pelaku tidak mengaku. Selanjutnya pakian pelaku digeledah dan ditemukan handpone merk Oppo dalam saku celana, dimana Hp tersebut dikenali oleh salah satu korban, ” jelas sumber.

Karena diancam, pelaku kemudian mengakui bahwa dirinya yang telah mengambil handphone masing-masing korban. Dimana 2 buah handpone lainnya disembunyikan disemak – semak sehingga kedua korban mengajak pelaku utuk mencarinya.

” Akibat kejadian tersebut kedua korban mengalami kerugian Rp 5 juta. Modus tersangka mencuri handpone selain untuk dimiliki sendiri, rencananya akan dijual dan uangnya untuk dibelikan minuman keras ,”Pungkasnya@agus.

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.