oleh

Kepala Puskemas Dr Lenny Saragih Bersikap Kasar Layani Masyarakat

SIMALUNGUN – Dokter Lenny Saragih yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas di Kecamatan Pematang Sidamanik. Kabupaten Simalungun. Sumatera Utara, bersikap kasar cara melayani masyarakatnya.

Sungguh sadis prilakunya Dokter Lenny Saragih memberikan pelayanan sebagai Kapala Puskesmas di Kecamatan Pematang Sidamanik, terhadap keluarga Almarhum ibu R br Ambarita yang sudah empat tahun menderita penyakit ginjal / komplikasi.

Menurut keterangan seluruh anak-anak pak Sidabutar beserta keluarga almarhum br Ambarita pada saat di rumah duka, Jumat tgl. 07 januari 2021

Dokter Lenny Saragih terkesan bersikap kasar cara menyempaikan bahasa nya terhadap keluarga almarhum br Ambarita, di saat posisi masih berduka.

Awalnya salah satu dari anggota keluarga yang berduka bertanya kepada dokter Lenny Saragih, yang mengatakan kalau jenazah harus malam itu juga di kebumikan. Namun dokter Lenny Saragih menjawab dengan sikap kasar dan tak pantas di ucapkan seorang yang berpendidikan seperti Dokter Lenny.

“Bu situasi sudah malam jam dua seperti ini mana ada lagi orang yang mau menggali kuburan jenazah orang tua kami ini” jelasnya salah satu anggota keluarga yang berduka pada dokter Lenny.

“Biarkan aja busuk di peti itu kalau gak ada yang mau menggali kuburan nya” paparnya anak almarhum menirukan bahasanya dokter Lenny.

“Orang tua kami meninggal dunia di rumah, pada hari Kamis tgl. 07 Januari 2021 sekitar pukul 11.00 wib. Di desa Sinaman Kecamatan Pematang Sidamanik. Sementara Kapuas, dokter Lenny datang bersama dengan polisi dan anggota TNI pada malam hari sekitar pukul. 02.00 wib, membawa hasil left dari pihak Prodia dan perintahkan keluarga harus mengebumikan orang tua kami malam itu juga. Akhirnya kami pun tidak banyak tanya lagi, kami langsung masukkan orang tua kami itu ke dalam peti. Selanjutnya, karena warga sudah pada tidur semuanya. Akhirnya jenazah orang tua kami itu di kebumikan pada hari itu juga” tuturnya anak almarhum pada awak media ini.

Masih keluarga almarhum. ” Yang parah nya lagi Dokter Lenny Saragih, Kapala Puskesmas di Kecamatan Pematang Sidamanik itu, perintahkan orang bakar baju di depan pintu rumah kami tepatnya di halaman, sekitar pukul. 02.00 wib seakan-akan biar semuanya orang tau kalau orang tua kami itu meninggal dikarenakan terinpeksi virus Corona Covid-19″

Dokter Lenny Saragih kepala puskesmas di kecamatan pematang Sidamanik sangat tidak layak di contoh, hal ini sudah mencoreng citra insitusi dinas kesehatan di seluruh Indonesia, terkusus di kecamatan pematang Sidamanik.

Warga kecamatan pematang Sidamanik meminta tegas Bupati simalungun Dr Jopinus Ramli Saragih, supaya menindaklanjuti tentang perilaku Dokter Lenny Saragih yang sudah bersikap Kasar dengan memberikan pelayanan terhadap masyarakat nya.

Dan warga kecamatan pematang Sidamanik sudah tidak ingin lagi memiliki kepala puskesmas di kecamatan pematang Sidamanik yang kasar dan sombong seperti Lenny Saragih. (B$)

Komentar

News Feed