KOMPOL Drs. Didi Suwardi : Pasar jagasatru, sasaran sambang bhabin Memastikan menerapkan Prokes

  • Bagikan

 

 

CIREBON KOTA — Dengan konsep yang jelas dan juga sasaran yang jelas. Kapolsek Seltim KOMPOL Drs. Didi Suwardi memerintahkan Bhabinkamtibmas Kel Pulasaren Aiptu Bubung Ramdhani, guna monitoring pasar jagasatru dalam pelaksanaan penerapan protokol kesehatan baik para pedagang maupun pengunjung pasar. Jumat (24.09.2021)

 

Ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar SH.S.IK.MH melalui Kapolsek kedawung menjelaskan ” Pasar merupakan salah satu, target sasaran dalam hal pengawasan penerapan protokol kesehatan. Hal ini dikarenakan pasar merupakan tempat berkumpulnya orang-orang guna membelli suatu barang yang dibutuhkan sekaligus berkumpulnya para pedagang “. Ungkap Alumni secapa setukpa sukabumi angkatan 27 ini.

 

” supaya pasar tidak menjadi kloster baru, maka perlu di awasi dan di monitor dalam pelaksanaannnya. Dilakukan edukasi warga dan teguran bagi yang kedapatan tidak menggunakan masker secara benar dan memberikan masker bagi warga yang tidak menggunakan “. Ucap KOMPOL Drs. Didi Suwardi resimen WDW 2000 sukabumi ini.

 

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Sertu Wawan Hermawan melaksanakan Kordinasi PPKM Pasar Jagasatru dengan Satpol PP Kota Cirebon dan di adakan Rajia masker kepada para penghuni Pasar Jagasatru Sambil monitoring Sosilisasi Tentang PPKM Level 3 ke Warga. Imbuh Kasi humas Polres Ciko alumni SIP SUS Penyidik 2015 ini.

 

Selain itu juga Memberikan edukasi penekanan kepada masyarakat agar mematuhi Prokes Covid 19, dan agar melaksanakan 5M Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilisasi. Serta 3J yaitu Jaga Diri, Jaga Keluarga Jaga Negara. Selain itu 3W yaitu Wajib Iman, Wajib Imun dan Wajib Aman. Pungkas IPTU Ngatidja, SH.MH alumni resimen WSW setukpa sukabumi ini.(@dedi/Taruna)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.