oleh

Oknum Perwira Polisi Berpangkat IPTU Diduga Pengedar Narkoba Jenis Sabu

PAGARALAM – Jajaran polres pagaralam adakan operasi senyap, pagaralam bersinar khusus memberantas jaringan narkoba yang ada dikota pagaralam.

Oknum perwira berpangkat IPTU yang diduga adala pengedar narkoba jenis sabu berinisal BS angota polisi aktif yang bertugas di Polres Pagaralam diamankan 1(satu) paket yang diduga narkotika jenis sabu berat kotor 0,57 gram dan beberapa alat bukti lainya.

Oknum tersebut juga terancam pemberhentian tidak dengan hormat dan hukuman maksimal semumur hidup. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, SIK MH saat press release ungkap kasus Narkotika, di Halaman Mapolres, Kota Pagaralam, Rabu (18/11/2020).

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, S.I.K, MH didampingi Wakapolres Pagaralam Kompol Dwi Utomo, Kasat Narkoba IPTU Faisal Kamil mengatakan, Selama 5 hari pihaknya berhasil mengungkap tangkapan terbesar.

“Untuk sabu sebanyak 83,4 gram,  ekstasi 3,76 gram, ganja 4,1 gram, dan beberapa alat bukti, dan uang,” kata dia.

Lanjut Dolly, Terkait dengan perwira berpangkat IPTU berinisal BS yang bertugas di Polres Pagaralam, pihaknya akan memberikan hukuman terberat yaitu pemberhentian tidak dengan hormat.

“Karena sesuai dengan aturan hukum yang ada, masalah kode etik dan profesi, tentunya TSK pernah residivis, jadi pihaknha akan memberikan hukuman terberat yaitu pemberhentian tidak dengan hormat karena ditangan BS sendiri berhasil diamankan BB (barang bukti) berupa 1(satu) paket yang diduga narkotika jenis shabu berat kotor 0,57 gram, 9 lembar uang pecahan Rp.100.000, 20 lembar uang pecahan Rp. 50.000,dan 2 lembar uang pecahan Rp. 20.000,” paparnya.

Dolly menuturkan, Pihaknya akan kenakan pasal 114 ayat 1 dan 2 undang undang narkotika nomor 35 tahun 2009 maksimal hukuman seumur hidup.

“Ini merupakan tangkapan yang besar, dan juga merupakan kegiatan inopasi kami, ini khusus kegiatan kami untuk memberantas peredaran narkoba di Pagaralam bersinar bersih dari narkotika pungkasnya,”
@Herlan,SH

Komentar

News Feed