oleh

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Adalah Para Guru Kita

MALUKU – Dalam memperingati Hari Guru Nasional (H G N) yang diperingati Pada setiap tanggal 25 November Stefen Malihu adalah salah satu murid yang di ajarkan oleh para Guru dari tingkat SD,SMP,SMU, sehingga saya pintar karena Guru, tanpa guru mungkin saya tidak tau apa” guru adalah pahlawan tanpa jasa, yang tidak pernah kena lelah.

Saya mengucapkan selamat hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945 – 25 November 2020).

Yang di Peringatannya pada Hari Guru Nasional 25 November 2020, berkaitan dengan sejarah lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang diawali oleh Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912.

Stefen Malihu selaku jurnalis di Aru mengatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, Mereka tidak pernah lelah memberikan ilmu kepada anak didiknya, Mereka telaten dan sabar dalam mendidik dan mengajar anak didiknya yang melahirkan bibit – bibit terbaik/unggulan sebagai penerus bangsa Indonesia, terbentuknya siswa – siswi yang mempunyai prestasi.Yang baik kesemuanya itu merupakan hasil kinerja dari para guru di Indonesia, dalam mendidik kami sebagai anak” didikan mereka sehingga kami bisa tau berbuat apa”.

bahwa tugas-tugas guru untuk didik serta menanamkan nilai dan karakter terkait dengan integritas yang tidak dapat digantikan oleh teknologi
Bahwa ada tiga semboyang yaitu Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Arti dari semboyang tersebut adalah, Tut Wuri Handayani dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan Ing Madya Mangun Karsa di tengah atau di antara murid. guru harus menciptakan prakarsa dan ide Ing Ngarsa Sung Tulada di depan seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik ungkap Stefen Malihu. (Stefen Malihu)

Komentar

News Feed