oleh

Pengembangan Kasus Pembunuhan, Polresta Bandung Tetapkan 7 Tersangka dan 4 DPO

BANDUNG, buserkriminal.com – Babak baru pengungkapan kasus pembunuhan berencana di salah satu kedai makanan ramen di Jl. Gandasoli No.100 Desa Gandasoli Kec. Katapang Kabupaten Bandung

“Dari hasil pengembangan yang dilakukan kami tetapkan lima tersangka dan dua pelaku utama jadi tersangka ada tujuh orang serta 4 orang yang turut membantu kami terbitkan daftar pencarian orang (DPO)“ ungkap Wakapolresta Bandung AKBP Antonius Agus Rahmanto.S.ik.,M.si dalam Konferensi Pres di Polresta Bandung, kamis (06/02/2020)

Dijelaskan oleh Waka Polresta Bandung bahwa peran masing-masing tersangka berbeda-beda yaitu dimana pelaku utama yang memiliki sangkutan utang kepada korban berperan menghubungi korban agar bisa bertemu .

“ jadi korban dihubungi oleh pelaku utama Sdr. LT, dengan dijanjikan akan dilunasi utangnya, namun yang terjadi korban dihabisi nyawanya oleh para pelaku” ungkapnya

Para pelaku tersebut cukup sadis menghabisi nyawa korban dengan dijerat leher korban menggunakan tali sepatu, namun korban masih melawan kemudian pelaku Sdr. RM memukulkan batu bata ke kepala korban sebanyak dua kali namun korban masih juga melakukan perlawanan hingga akhirnya pelaku utama yaitu Sdr. LT mengeluarkan pisau yang sudah disiapkan dan langsung menusukan ke bagian leher korban hingga korban kehabisan darah dan meninggal dunia.

“Jadi para pelaku ini sudah merencanakan mengenai pembunuhan tersebut “ jelas Waka Polresta Bandung

“Untuk membawa jenazah korban, tersangka merental mobil dan sempat kabur ke Jakarta dan Bali hingga akhirnya tertangkap di Malang, Jawa Timur,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Wakapolresta Bandung, terungkapnya kasus tersebut Satreskrim Polrestra Bandung bekerjasama dengan Reskrimum Polda Jabar.

Adapun barang bukti dari perkara tersebut sebuah batu, mobil Avanza rentalan, sepeda motor milik korban, sebilah pisau, tali sepatu yang dijadikan pelaku menjerat korban.

Dari kejadian tersebut, Wakapolresta Bandung AKBP Antonius Agus Rahmanto.Sik.M.Si menghimbau kepada masyarakat agar bijak dalam memilih jasa pinjaman.

@Dade Haris/Rina

Komentar

News Feed