oleh

Penjual Obat Ilegal Izin Apotik,Tumbuh Subur Dikota Tangerang

TANGERANG – Penjualan obat obatan daftar G di kota tangerang, berdasarkan invetigasi awak media di Jl. H.Risin Riah RW 02,siang tadi.

Dalam gambar di atas, tampak toko tersebut hanya terlihat biasa, namun setelah ditelusuri toko itu menjual obat obatan golongan G, berwarna kuning kepada anak baru gede (ABG) dan tanpa disertakan dengan resep dokter.

Toko yang berkedok dengan menjual alat-alat kosmetik itu dengan bebas menjual kepada anak baru gede (ABG), yang mana toko-nya berada di lingkungan pemukiman warga.
Menyikapi investigasi ini, melalui pesan WhatsApp, Rabu(13/1/2021) saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kota memberikan jawaban beliau sudah tidak dines dipolres kota lagi.

Obat obatan daftar G yang memiliki efek serupa (Psikotropika,red), bahkan bisa lebih dahsyat dari Narkoba.

“Ini berpotensi menjadi narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances) yang dimanfaatkan sindikat untuk berlindung dari jeratan hukum narkotika. Intinya obat daftar G wajib dengan resep dokter.

Penggunaan kedua pil yang semestinya hanya bisa dikonsumsi berdasarkan resep dokter tersebut sudah mengkhawatirkan, karena sasarannya adalah kalangan remaja dan pelajar.

Para pengedar ilegal hexymer dan tramadol Harus dijerat dengan Pasal 196 Junto Pasa 197 Undang-undang Nomor 36/2009 tentang kesehatan. “Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.@Red

Komentar

News Feed