oleh

Penyaluran Program Sembako di e-Warong Prangki Ismail Panimbangjaya Berjalan Sukses

PANDEGLANG – Kegiatan penyaluran Program Sembako yang merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan selesai dilaksanakan dengan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19).

“Dalam Penyaluran ini dihadiri Bripka Arif Supratman, SH selaku Bhabinkamtibmas dari Kepolisian Sektor Panimbang, Kepolisian Resor Pandeglang, TB. Aojani (Media Metro Aktual / JNI / Jurnalis Nasional Indonesia – Pandeglang), Agung Satria, Andi (JNI / Jurnalis Nasional Indonesia – Pandeglang), Ikwan, Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan juga Penanggung jawab e-Warong, Prangki Ismail (Agen BPNT desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten,” terang Rusyandi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Panimbang, sekaligus sebagai pendamping Program Sembako, pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) ketika dikonfirmasi disela kegiatan penyaluran program di e-Warong kampung Mekarjaya desa Panimbangjaya kecamatan Panimbang, Minggu (13/9/20).

Rusyandi mengatakan, sinergitas antara pendamping dengan muspika dalam melakukan pemantauan dengan tujuan untuk memastikan program
menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga,
tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Seperti halnya Program BPNT, program Sembako diharapkan dapat memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat membeli bahan pangan, dan dengan bersinergi bersama muspika beserta Wartawan diharapkan juga program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, pelaksanaan kegiatan Penyaluran program Sembako di Kampung Mekarjaya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang dengan Jumlah penerima sebanyak 1034 KPM (keluarga penerima manfaat) untuk jenis komoditi Beras 10 Kg Rp 115.000, Daging Ayam 1 Kg Rp. 32.000, Telur Ayam 15 Butir Rp. 27.000, Tahu = 1/2 Kg Rp. 5000, Sayuran 1 Bungkus / timun, wortel, jagung, labu siem, kacang buncis Rp. 5000, Jeruk = 1 Kg Rp. 16.000, dengan total biaya pembelian Rp. 200.000.

“Bahan Pangan untuk program Sembako adalah sumber karbohidrat seperti beras, atau bahan pangan lokal, sumber protein hewani, sumber protein nabati seperti (kacang-kacangan termasuk tempe dan tahu) dan sumber vitamin dan mineral (sayur mayur, buah-buahan),” tutur Rusyandi.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Panimbang itu juga menjelaskan Program Sembako adalah program bantuan sosial pangan yang merupakan pengembangan dari bantuan pangan nontunai dengan penambahan nilai bantuan dan jenis bahan pangan. Program Sembako diberikan melalui KKS yang memiliki fitur uang elektronik dan/atau tabungan serta dapat digunakan sebagai media penyaluran bantuan sosial.

“Tujuan program Sembako ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan, memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi; dan memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam
memenuhi kebutuhan pangan, dan manfaat dari program Sembako juga meningkatnya ketahanan pangan di tingkat KPM sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial, dan penanggulangan kemiskinan, serta meningkatnya efisiensi penyaluran bantuan sosial,” pungkasnya.

Sementara itu Arif Supratman, SH selaku Bhabinkamtibmas dari Kepolisian Sektor Panimbang, Kepolisian Resor Pandeglang yang ikut hadir dalam Kegiatan penyaluran Program Sembako yang merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) terus melakukan sosialisasi, dan menghimbau agar pelaksanaan penyaluran program menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19). Hal itu dilakukan sebagai langkah preventif polisi melakukan patroli pengawasan.

“Dalam menghadapi New Normal, dan Adaptasi Kebiasaan Baru guna Pencegahan Penyebaran Covid-19 ditempat kerja, tempat usaha, maupun di rumah masing-masing guna membantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, menghimbau agar dalam melakukan aktifitas sehari-hari sesuai Protokol Kesehatan dengan Motto 5 M dengan menggunakan masker, menjaga, jarak, mencuci tangan, mengkonsumsi, makanan sehat, memanjatkan do’a semoga Pandemic Covid-19 segera diangkat ALLAH SWT, tutup Personil BRIPKA Arif Supratman, SH (BHABINKAMTIBMAS). @Kasman

Komentar

News Feed