Beranda Berita Terbaru Penyeludupan 500 Kg Ganja via Pelabuhan Tanjungpriok Dibongkar BNN

Penyeludupan 500 Kg Ganja via Pelabuhan Tanjungpriok Dibongkar BNN

0

JAKARTA, buserkriminal.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar penyelundupan Narkoba jenis Ganja di dalam sebuah truk elf, di Terminal 2 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (12/08/2019) malam.

Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Berantas BNN Irjend Pol. Arman Depari bersama Team, Dua anjing dari unit K9 turut dalam pembongkaran barang bukti itu.

Sebanyak Ratusan kilogram daun haram tersebut dikirim melalui Tiga alat transportasi.

“Barang haram itu diangkut menggunakan kapal laut Sakura Expres,” Jelas Irjend Pol. Arman.

Sebuah truk bernomor Polisi BN-8985-PQ, diketahui membawa sebuah minibus. Ganja tersebut disimpan ke dalam kompartemen tersembunyi yang sudah dimodifikasi oleh Pelaku.

“Ternyata, masih ada pengiriman Narkotika jenis Ganja yang kali ini mereka menggunakan transportasi laut, dengan menumpang Kapal Sakura Expres,” ujar Irjend Pol. Arman.

“Ganja dimasukkan ke dalam mobil penumpang jenis Minibus.blanjut Irjend Pol. Arman, ternyata Minibus tersebut sudah di modifikasi dan di dalamnya atau di dasar mobil.

“Dibuat kompartemen yang dilapis dengan baja. Kemudian di las, di dalamnya diisi ganja,” sambung Irjend Pol. Arman.

Lebih lanjut Irjend Pol. Arman menyebutkan, Dua Tersangka diamankan BNN. Penangkapan secara sporadis terus dilakukan di beberapa tempat.

Irjend Pol. Arman Depari menuturkan, bahwasannya jumlah Ganja yang diungkap jajarannya berjumlah sekitar 500 Kg (Lima Ratus Kilogram) atau setengah ton.

“Perkiraan kita sekarang setelah penghitungan manual, maka kurang lebih ganja berjumlah 445 bungkus. Biasanya satu bungkus seperti ini, atau biasa disebut Satu Bata kurang lebih beratnya Satu kilogram,” papar Irjend Pol. Arman Depari.

Hasil penelusuran, BNN mengungkapkan jika daun haram tersebut berasal dari Aceh. Namun kali ini, pihaknya mendapatkan informasi adanya pengiriman Ganja yang transit terlebih dahulu di Pulau Bangka.

Menurut Irjend Pol. Arman, mengaku jika modus pengiriman seperti ini baru ditemuinya.

“Kelihatannya untuk kasus ganja ini yang terbaru,” Pungkas Irjend Pol. Arman Depari.

@Redaksi

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.