oleh

Pokdakan di Pringsewu Terima Paket Bantuan Program Prioritas Nasional dari Pemerintah

PRINGSEWU – Sejumlah Pokdakan di Kabupaten Pringsewu menerima paket bantuan program prioritas nasional dari pemerintah.

Paket bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Ir.Arik Hari Wibowo, M.Si. dan Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana, ST, MT kepada Bupati Pringsewu H.Sujadi pada acara kunjungan Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya KKP RI di kawasan Minapadi, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Senin (26/10/20).

Selanjutnya, paket bantuan tersebut diserahkan kepada masing-masing Pokdakan, diantaranya Pokdakan Tinem Langgeng (paket mesin pakan mandiri), Pokdakan Tunas Harapan (paket benih ikan nila untuk Minapadi dari BPBAT Sungai Gelam Jambi), Pokdakan Mitra Muda Mandiri (paket pakan ikan dari BBPBL Lampung), Pokdakan Maju Baru (paket bioflock lele dari BPBAT Sungai Gelam Jambi), Nurhadi (nelayan penerima Asuransi Nelayan Berjaya dari DKP Lampung), dan Pokdakan Ulam Tirta Asri (paket budidaya ikan nila dari DAK Dinas Perikanan Pringsewu).

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penebaran benih ikan di kawasan Minapadi oleh Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Ir.Arik Hari Wibowo, M.Si. mewakili Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI, Bupati Pringsewu H.Sujadi dan Kadis DKP Lampung Febrizal Levi Sukmana, ST, MT.

Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya KKP RI Ir.Arik Hari Wibowo, M.Si mengatakan sebagai upaya untuk mendukung program ketahanan pangan dan keberhasilan lingkungan, KKP RI telah mengembangkan sistem budidaya Minapadi. “Keunggulan sistem budidaya Minapadi adalah dapat meningkatkan produksi padi dari 2,61 ton perhektar pertahun menjadi 2,75 ton perhektar pertahun”, ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya pada acara yang juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah dan muspida ini mengungkapkan Kabupaten Pringsewu memiliki potensi lahan budidaya ikan sekitar 1.067 Ha dengan tingkat pemanfaatan 516 Ha (50%) dan puluhan embung serta 8 sungai dan yang paling besar adalah Way Sekampung. “Potensi hasil perikanan air tawar di Kabupaten Pringsewu rata-rata 8.000 ton pertahun dengan komoditas ikan lele, patin, mas, nila dan gurame”, katanya.

Selain itu, Kabupaten Pringsewu juga mempunyai kawasan Minapolitan di Kecamatan Pagelaran. “Kedepan, kami berharap Pringsewu akan menjadi sentra ikan air tawar dan menjadi salah satu tempat pemasaran untuk semua jenis komoditas ikan, termasuk ikan laut”, ujarnya. (Pon)

Komentar

News Feed