Beranda Kriminal Polda Maluku Tangkap 5 Penambang Liar di Gunung Botak

Polda Maluku Tangkap 5 Penambang Liar di Gunung Botak

BERBAGI

AMBON, buserkriminal.com – Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Gatot Mangkurat Putra melakukan pengontrolan dan pengawasan dalam pelaksanaan pengamanan lokasi penambangan liar di Gunung Botak (GB) Kabupaten Buru, Rabu (07/11/2018) malam.

Dari hasil pengawasan tersebut, sejumlah Lima orang penambang ditangkap bersama Barang bukti berupa 3 (Tiga) Kg mercuri dan Satu orang berhasil melarikan diri.

Karo Ops didampingi Kapolres Pulau Buru AKBP Ricky Purnama Kertapaty, Kapolsek Waiapo IPDA Rina dan Danki Brimob Kompi 3 Pulau Buru IPTU Agus Lainata bersama sejumlah personel pengawalan masuk kawasan pertambangan GB, sekira pukul 23.05 wit langsung melakukan penggerebekan.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengungkapkan, bahwa Kelima orang penambang yang berhasil diamankan tersebut yakni berinisial FS (24), MT (26), S (40), S (38) dan ZA (30). Sedangkan Satu orang yang berhasil kabur berinisial “A”.

Penangkapan berawal ketika Karo Ops bersama Tim mengecek sejumlah Pos Pengamanan, melihat situasi tambang emas GB. Operasi pada malam hari tersebut sekaligus mengontrol dan mengendalikan anggota yang melaksanakan Patroli di lokasi Tambang.

Sekira pukul 00.10 wit, dari hasil Patroli tersebut ditemukan Tiga orang penambang yang sedang menambang di lokasi Lereng Bukit. Kawasan tersebut tidak terlihat dari Pos Pam.

Dari keterangan Penambang yang berhasil diringkus, mereka mengaku naik di lokasi penambangan, sekira pukul 19.20 wit. Mereka tidak diketahui, karena melalui jalur tikus atau kawasan yang tidak diketahui oleh Petugas Pengamanan.

Dari tangan Kedua Penambang, ditemukan Barang bukti berupa 1 (Satu) botol minuman Kratingdaeng yang berisi mercury (warga setempat menyebut air perak).

Dari kedua penambang tersebut mengakui bahwa Mercury dibeli dari seorang berinisial “S” yang merupakan warga Unit 17. Kedua penambang tersebut digelandang menuju rumah Penjual mercury tersebut.

“Tepat pukul 00 :30 wit, Tim tiba di rumah ‘S’ kemudian mengamankannya bersama 2 penambang lainnya yang sedang berada di dalam rumahnya. Mereka adalah ST, dan ZA yang bekerja sebagai penambang,” jelas Kombes Pol Ohoirat.

Hasil penggeledahan di rumah “S”, Tim menemukan Barang bukti sebanyak 2 (Dua) botol minuman Kratingdaeng berisi Mercury. Setiap botol tersebut memiliki berat 2 (Dua) Kg.

“Kami juga menemukan Material dan Tromol sebanyak 4 set. Setiap set terdiri dari 6 tabung yang digunakan untuk pengolahan Emas. Sejumlah peralatan pengolahan emas itu berada di belakang rumah milik S,” Terang Kombes Pol Ohoirat.

Juru bicara Polda Maluku ini menjelaskan, bahwa Barang bukti tersebut yang ditemukan telah di beri ‘Police Line’.

“Pukul 01.25 wit para Penambang, Pemilik mercury dan Barang bukti Mercury dibawa ke Mako Polres Pulau Buru untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Mereka kami proses sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

Stefen Malihu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.