Beranda Kriminal Polisi Bekuk Dua Pemuda Terduga Bandar Obat Terlarang di Sukabumi

Polisi Bekuk Dua Pemuda Terduga Bandar Obat Terlarang di Sukabumi

0

SUKABUMI, buserkriminal.com– Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi berhasil menangkap dua pengedar obat terlarang serta mengamankan ribuan butir obat terlarang Daftar G jenis Hexymer dan Tramadol.

Dalam realesenya, Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi melaporkan tentang keberhasilan tim nya dalam mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran sediaan Farmasi tanpa ijin edar diduga obat Daftar G, disebuah rumah kontrakan di Kp. Pajagan Rt.002/007, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok Kab.Sukabumi, Kamis (08/08/2019) sekira pukul. 01.30 WIB

Dengan tersangka, berinisial DRS (28) warga Kp. Cisolok Rt. 001/003, Desa Cisolok, Kec. Cisolok, Kab.Sukabumi dan AFR (20) warga Jalan Sukatangi Rt.01/02, Kel.Mencengraya, Kec.Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari tangan keduanya berhasil diamankan barang bukti berupa, 13 pot berisikan diduga obat jenis Hexymer, masing-masing berisi 1.000 butir, kemudian 213 paket plastik klip bening berisikan diduga obat jenis Hexymer, masing-masing berisikan 5 butir.

Selain itu, ada 4 plastik bening besar berisikan diduga obat jenis Tramadol, masing-masing plastik berisikan 1.000 butir dan 123 paket plastik klip bening berisikan diduga obat jenis Tramadol, masing-masing paket berisikan 3 butir, serta 244 paket plastik klip bening berisikan diduga obat jenis Tramadol, masing-masing paket berisikan 4 butir.

Tak hanya itu, 1 buah Handphone merk Xiomi berwarna rose gold dan uang tunai sejumlah Rp. 485.000, yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut juga turut diamankan. Jika dihitung, total obat-obatan terlarang yang diamankan sebanyak 15.410 butir.

Menurut Nasriadi, keberhasilan tim nya mengungkap peredaran obat-obatan Daftar G tersebut tak lepas dari laporan masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas yang dilakukan para tersangka.

“Kini keduanya diamankan di Mapolres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 196 Jo pasal 98 ayat 2 dan ayat 3 dan atau pasal 197 Jo 106 ayat 1 Undang-Undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara” pungkasnya. (Hery)

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.