oleh

Polisi Berhasil ungkap Pelaku Pembunuhan Perempuan Berseragam Pramuka di Hotel Frieda Semarang

SEMARANG – Polisi berhasil mengungkap identitas pembunuh remaja perempuan berseragam pramuka di Hotel Frieda, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.  Dia adalah Dicky Ramadany (19) seorang pedagang cimol di Demak. Dicky ini merupakan warga Surabaya.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, Dicky dengan korbannya yang berinisial DF (17) baru saling mengenal selama dua minggu terakhir. Perkenalan mereka melalui media sosial.

Menurut Ari, Dicky membunuh DF karena sakit hati. Ari mengatakan DF sering menghina Dicky karena kerap meminta uang.

“Korban dengan pelaku memang teman dekat, tapi dia (pelaku) sakit hati terhadap korban karena sering dihina,” ujar Ari di Mapolres Semarang, Ungaran Barat, Rabu (18/11).

Lantaran sering dihina, maka timbul niat Dicky untuk membunuh DF dan menguasai hartanya.

“Motif pelaku ingin menguasai harta korban terlebih korban juga sering menghina pekerjaan pelaku sebagai penjual cimol keliling di Demak,” ungkap dia.

Untuk melampiaskan niat jahatnya, Dicky kemudian mengajak DF pada Sabtu (14/11) pagi ke hotel Frieda Bandungan untuk bertemu. Pertemuan itu dengan alasan Dicky ingin mengajak DF untuk liburan.

DF dan Dicky yang tinggal di Demak berangkat pagi-pagi dengan sepeda motornya bermerek Honda Beat ke Kabupaten Semarang. DF pada saat itu beralasan ke orang tuanya ada acara sekolah di Kabupaten Semarang.

“Sampai di hotel pukul 08.00 pagi, mereka check-in. Sampai di dalam kamar korban langsung dibunuh dengan cara dibenturkan ke dipan hotel dan dibekap,” papar dia.

Setelah dibunuh, Dicky kemudian menggasak harta korban seperti sepeda motor Honda Beat dan ponsel untuk dijual ke penadah.

“Sepeda motor dijual ke tersangka Ahmad Muhariya seharga Rp 2 juta, sementara ponsel dijual Rp125 ribu ke tersangka Lukman Hakim untuk modal pelaku melarikan diri ke rumahnya di Surabaya,” ujar Ari.

Ari mengatakan penyidik kepolisian juga sudah menangkap dua penadah, Ahmad Muhariya dan Lukman Hakim dalam kasus ini.@Red

Komentar

News Feed