banner 728x250

Polisi Pamong Praja Pringsewu Terus Gencar Adakan Operasi Yustisi

  • Bagikan

PRINGSEWU – Mengantisipasi penambahan kasus Covid 19 di wilayah Kabupaten pringsewu, Aparat gabungan yang terdiri dari personil Polres pringsewu,TNI dan Satpol-PP kembali menggelar operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan dengan sasaran masyarakat yang tidak menggunakan masker oprasi yustisi yang di adakan di Perempatan SMK YPT Kelurahan Pringsewu timur. Senin (21/6/2021) pagi.

Operasi yang dipimpin Kabid tibum Iwan Muslimin dan beranggotakan petugas gabungan tersebut secara selektif memberhentikan dan memeriksa pengendara dan penumpang kendaraan yang abai menerapakan prokes.

Kabid tibum Iwan Muslimin menjelaskan, operasi digelar sebagai salah satu upaya mencegah peningkatan kasus Covid-19 sekaligus penegakan peraturan Bupati Pringsewu nomor 38 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19.

Meskipun operasi yustisi dilakukan secara rutin di berbagai tempat, petugas gabungan masih mendapatkan warga masyarakat yang abai menerapkan prokes khususnya dalam hal memakai masker sehingga diberhentikan, didata dan langsung diberikan sanksi ditempat.

Dijelaskan Iwan muslimin kepada media ini , guna memberikan efek jera maka terhadap pelanggar yang terjaring dalam operasi langsung diberikan sanksi mulai dari teguran, mengucapkan teks pancasila, menyanyikan lagu nasional hingga sanksi fisik dengan push-up seraya diberikan imbauan untuk tidak mengulangi kembali.

“selain hanya memberikan sanksi petugas juga membagikan masker sebagai bentuk edukasi dengan harapan masyarakat tumbuh kesadaran dan lebih disiplin menerapkan prokes sebagai salah satu upaya mencegah penularan Covid-19” jelasnya

“ Iwan muslimin juga mengatakan Kegiatan operasi yustisi gabungan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang arti pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. Protokol kesehatan wajib dipatuhi diantaranya menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak. Masyarakat harus menjadikan masker sebagai kebutuhan di masa Pandemi Covid- 19 ini. Penggunaan masker bukan sekadar formalitas atau karena adanya penertiban dari petugas, tapi untuk memutus penyebaran Covid 19 di lingkungan masyarakat ” Pungkasnya.(pon)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *