Beranda Berita Terbaru Polres Indramayu Bongkar Kasus Sindikat Jaringan Curanmor

Polres Indramayu Bongkar Kasus Sindikat Jaringan Curanmor

0
BERBAGI

INDRAMAYU, buserkriminal.com – Kepolisian Resort (Polres) Indramayu menggelar kegiatan Press Release dalam pengungkapan kasus sindikat jaringan Curanmor R4 dan Pemalsuan STNK, Senin (14/01/2019).

Berdasarkan laporan Polisi anatara lain :

– Nomor LP/A/148 /XII/2018/Jabar/Res Imy, tanggal 24 Desember 2018, pelapor Ato Sudarto.

– Nomor LP/A/149/XII/2018/Jabar/Res Imy, tanggal 23 Desember 2018, pelapor Yan Widhiyanto S.H.

– Nomor LP/A/02/ I/ 2019/ Jabar/ Res. Imy/ Sek Kr.Ampel, tanggal 10 Januari 2019, pelapor Nirwan Ramadhan.

– Nomor LP/ A/ 03/ I/ 2019/ Jabar/ Res. Imy/ Sek. Kr.Ampel, tanggal 10 Januari 2019, pelapor Nirwan Ramadhan.

– LP/ A/ 04/ I/ 2019/ Jabar/ Res.Imy/ Sek. Kr.Ampel, tanggal 11 Januari 2019, pelapor Nirwan Ramadhan.

Para Tersangka memiliki identitas, anatara lain berinisial :

1. SG Bin KPL (30), berperan sebagai Pemetik dan Penadah, alamat di Desa Temiyang Sari Blok Gebur Rt 03/01 Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.

2. SPN Bin (Alm) KARDI (40) berperan sebagai Penadah dan Specialist Perusak GPS Mobil.

3. GNW Bin TMD (32), berperan sebagai Pemetik Specialist Pick Up.

4. TPK HDYT (27) berperan sebagai Pemetik.

5. AGS STR alias JIBING bin NRP (35), berperan sebagai Pemetik.

6. CD alias WLG bin DW (41), berperan sebagai Pemetik.

7. SDK alias DIKIN bin alm. SAYID (43), berperan sebagai Penadah.

8. WKM alias BDG bin KT (36), berperan sebagai Penadah dan Pemalsu STNK.

9. SDR alias USTD bin alm. SOIB (36) berperan sebagai Penadah dan Pemalsu STNK.

BARANG bukti yang bergasil diamankan berupa 15 (Lima Belas) unit mobil alat dan hasil kejahatan, 7 (Tujuh) lembar STNK diduga Palsu, 1 (Satu) Alat pengacak signal GPS / Jammer, 8 (Delapan) buah kunci “letter T”, 3 (Tiga) buah kunci “leter L”, 8 (Delapan) buah anak kunci, 2 (Dua) set bor listrik, 4 (Empat) buah mata Bor, 6 (Enam) buah obeng, 3 (Tiga) rumah kunci mobil, 3 (Tiga) buah obeng, 3 (Tiga) buah gunting kawat, 2 (Dua) buah rumah kunci, 2 (Dua) buah kabel jumper accu, 2 (Dua) buah kunci tang dan 1 (Satu) buah kunci inggris, kabel warna hitam, pipa besi, buah kunci pas dan gunting.

Kronologis pengungkapan berawal pada hari Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 12.20 wib, di Desa Mundak jaya Blok Badak Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, unit Buser menangkap pelaku sekaligus penadah barang hasil kejahatan yaitu “SGN” dan “SFY”. Kemudian Sat Reskrim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku “GNW”.

Pada hari Kamis (10/01/2019) sekira pukul 15.30 wib, menerima informasi bahwa di bengkel mobil Desa Tanjungsari Kecamatan Karangampel terdapat 1 unit KR-4 merk Honda Mobilio warna hitam Plat T yang diduga sebagai hasil kejahatan.

Anggota Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Karangampel langsung mendatangi TKP, pada saat anggota mendekati KR-4 tersebut, ada seorang yang langsung melarikan diri, kemudian dikejar dan berhasil diamankan yang diketahui berinisial “TPK”.

Setelah dilakukan pengembangan kemudian berhasil ditangkap pelaku “WLG”, pelaku melakukan pencurian KR-4 bersama- sama dengan “AGS alias JBG”, “CSDI alias WLNG” dan “DK” (DPO). Mobil hasil kejahatan dijual kepada pelaku penadah sekaligus pemalsu STNK, yaitu “BDG” dan “USD”. Keduanya berhasil diamankan dan barang hasil kejahatan dijual kembali ke 481 yaitu “AB” dan “DD”.

Dari hasil Interogasi, para Pelaku mengakui :

– Pelaku SUGENG melakukan dugaan tindak pidana curanmor dan atau menerima barang hasil kejahatan sudah lebih dari 10 kali.

– Pelaku SOFIYAN merupakan Specialist Pembongkar alat GPS dengan menggunakan alat JAMMER/ pengacak signal GPS, melakukan tindak pidana curanmor dan atau menerima barang hasil kejahatan.

– Pelaku GUNAWAN merupakan Specialist Curanmor R4 jenis Pick UP, melakukan dugaan tindak pidana curanmor sebanyak 5 kali.

– Kelompok pelaku TOPIK, JIBING, WALANG dan DOYOK (DPO) sudah beraksi sebanyak 9 kali.

– Tersangka BANDUNG dan USTAD merupakan jaringan Penadah yang menjual barang hasil curian sekaligus menyiapkan pesanan STNK Palsu sesuai dengan kendaraan hasil curian.

Kedaraan curian berikut STNK Palsu dijual kembali ke 481 kepada ABAH dan DEDI didaerah Subang dan Lampung. Sindikat jaringan Curanmor R4 ini beraksi dibeberapa daerah antaralain DKI Jakarta, Jabar dan Jateng.

Setelah kegiatan press release dilanjutkan dengan penyerahan kendaraan secara simbolis oleh Kapolres Indramayu kepada pemilik.(Jarot A)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.